Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Lembang Masih Rendah

loading...
Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Lembang Masih Rendah
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), KBB, Heri Pratomo. Foto/Dok.MPI
BANDUNG BARAT - Pandemi COVID-19 masih membuat bisnis perhotelan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum beranjak dari zona kritis.

Meski ada momen libur lebaran, akan tetapi tamu atau wisatawan yang menginap di hotel masih sangat minim.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB Heri Pratomo mengatakan, okupansi hotel semasa libur sebelum ataupun setelah Lebaran turun drastis. Bahkan ada hotel yang sama sekali tidak terisi oleh tamu.

"Berdasarkan hasil pelaporan dari sejumlah hotel di sekitar Kecamatan Lembang dan Parongpong pada periode 12-15 Mei 2021, okupansinya kurang dari 10%," sebutnya, Kamis (20/5/2021).



Heri merinci, pada tanggal 12 Mei okupansinya hanya 1,6%, tanggal 13 Mei ada 2,4%. Kemudian di tanggal 14 Mei okupansi sempat naik jadi 8,8%, sementara tanggal 15 Mei okupansinya 8%. Sedangkan usai Lebaran pada tanggal 16 Mei okupansi cuma 8,8%.

"Adanya larangan mudik dan pergerakan orang luar daerah membuat tamu yang menginap minim. Padahal pasar hotel-hotel di kawasan Lembang dan sekitarnya adalah dari Jabodetabek," kata dia.

Sementara untuk angka kunjungan wisata juga tidak berbeda jauh. Ada beberapa tempat wisata yang banyak dikunjungi, tapi tetap ada pembatasan maksimal 25% untuk menjaga protokol kesehatan menghindari kerumunan. Kebanyakan adalah wisatawan keluarga dan merupakan warga lokal Bandung Raya.

Baca juga: Puluhan Ribu Karyawan Industri di Karawang Ikut Vaksinasi Gotong Royong

Begitupun dengan objek wisata yang ada di bawah kewenangan Pemda KBBz seperti di wisata Situ Ciburuy dan Goa Pawon.

Baca juga: Bangun Rasa Percaya Diri, UNM Dorong Mahasiswa Ikuti KDMI & NUDC 2021



Kedua tempat wisata itu pengunjungnya sepi, bahkan tampak seperti hari-hari biasa saja. Anjloknya jumlah pengunjung ke destinasi wisata di KBB dikarenakan masih pandemi COVID-19.

"Kami berharap dalam beberapa bulan ke depan kasus COVID-19 bisa turun sehingga wisata di KBB dapat kembali menggeliat terutama di wilayah Lembang," tuturnya.
(boy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top