Pemkot Parepare Salurkan Bantuan untuk Bayi Tanpa Anus
Kamis, 20 Mei 2021 - 17:57 WIB
loading...
Bersama pihak kelurahan dan Puskesmas Lapadde, Camat Ujung Parepare menyerahkan bantuan kepada keluarga bayi tanpa anus, Kamis (20/5). Foto: SINDOnews/Darwiaty Dalle
A
A
A
PAREPARE - Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui pemerintah Kecamatan Ujung, melibatkan Kelurahan Lapadde serta puskesmas setempat menyalurkan bantuan perlengkapan medis kepada Muh Alif Adzan, balita tanpa anus di Jalan Jendral Sudirman, Parepare.
Camat Ujung, Ardyansyah mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga, khususnya yang berasal dari keluarga prasejahtera. Selama ini kata dia,pihakkelurahan dan Puskesmas Lapadde rutin melakukan pemantauan kepada Alif Adzan sebelum dilakukan operasi.
Baca juga:Taufan Pawe Harap ASN Jadi Garda Terdepan Penerapan Prokes Covid-19
"Orang tua Alif juga penerima program bedah rumah Pemkot Parepare ," jelasnya.
Pihaknya, kata Ardyansyah, juga meminta orang tua Alif Adzan untuk menyampaikan kebutuhan sang anakkepada RT atau RW setempat, untuk dikoordinasikan dengan pihak kelurahan dan petugas kesehatan Puskesmas Lapadde.
Ardyansyah menjelaskan, pemantauan terhadap Alif dilakukan rutin sejak 5 Desember tahun 2020 lalu, sebelum dilakukan operasi. Dari pihak kesehatan melalui Puskesmas Lapadde juga rutin melakukan pemantauan, baik dari petugas kesehatan PKM Lapadde maupun petugas gizi. Pemantauan terakhir kali dilakukan akhir Maret.
Baca juga:Pemkot Parepare Usul 122 CPNS Formasi 2021
Terkait kondisi ekonomi warganya tersebut, kata Ardyansyah lagi, pemerintah kecamatan akan melakukan pencermatan dan bermusyawarah pada tingkat kecamatan untuk kemudian diusulkan ke Dinas Sosial, guna ditindaklanjuti ke Tim Nasional Penanggulangan Kemiskinan Pemerintah Pusat.
"Saat ini, pemerintah berupaya menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan keluarga Alif Adzan, utamanya yang terkait kebutuhan medis bayi, seperti cairan infus, dan kain kapas. Kami harap kepada keluarga, untuk terus berkoordinasi dengan RT/RW terkait kebutuhan-kebutuhannya,” papar Ardyansyah.
Baca juga: Upaya Tanggap Bencana, Pos Unit Basarnas Bakal Didirikan di Parepare
Sementara itu, Kepala Puskesmas Lapadde, Nurhaida menyatakan, Tim Kesehatan dan Gizi Puskesmas Lapadde memfokuskan perhatian memberikan makanan untuk menunjang gizi balita, berupa pemberian biskuit. "Selain yang terkait kebutuhan medis pasien, seperti kain kasa, cairan infus dan plaster hypafix," katanya.
Sementara Evi, ibu pasien Alif Adzan mengatakan, putranya telah menjalani 5 kali operasi dan kondisinya jauh lebih baik dari sebelumnya.“Empat kali operasi dilaksanakan di Parepare, dan satu kali di Makassar. Alhamdulillah sudah ada perubahan. Rencana kembali kontrol tanggal 25 Mei di Makassar,” tandasnya.
Camat Ujung, Ardyansyah mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga, khususnya yang berasal dari keluarga prasejahtera. Selama ini kata dia,pihakkelurahan dan Puskesmas Lapadde rutin melakukan pemantauan kepada Alif Adzan sebelum dilakukan operasi.
Baca juga:Taufan Pawe Harap ASN Jadi Garda Terdepan Penerapan Prokes Covid-19
"Orang tua Alif juga penerima program bedah rumah Pemkot Parepare ," jelasnya.
Pihaknya, kata Ardyansyah, juga meminta orang tua Alif Adzan untuk menyampaikan kebutuhan sang anakkepada RT atau RW setempat, untuk dikoordinasikan dengan pihak kelurahan dan petugas kesehatan Puskesmas Lapadde.
Ardyansyah menjelaskan, pemantauan terhadap Alif dilakukan rutin sejak 5 Desember tahun 2020 lalu, sebelum dilakukan operasi. Dari pihak kesehatan melalui Puskesmas Lapadde juga rutin melakukan pemantauan, baik dari petugas kesehatan PKM Lapadde maupun petugas gizi. Pemantauan terakhir kali dilakukan akhir Maret.
Baca juga:Pemkot Parepare Usul 122 CPNS Formasi 2021
Terkait kondisi ekonomi warganya tersebut, kata Ardyansyah lagi, pemerintah kecamatan akan melakukan pencermatan dan bermusyawarah pada tingkat kecamatan untuk kemudian diusulkan ke Dinas Sosial, guna ditindaklanjuti ke Tim Nasional Penanggulangan Kemiskinan Pemerintah Pusat.
"Saat ini, pemerintah berupaya menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan keluarga Alif Adzan, utamanya yang terkait kebutuhan medis bayi, seperti cairan infus, dan kain kapas. Kami harap kepada keluarga, untuk terus berkoordinasi dengan RT/RW terkait kebutuhan-kebutuhannya,” papar Ardyansyah.
Baca juga: Upaya Tanggap Bencana, Pos Unit Basarnas Bakal Didirikan di Parepare
Sementara itu, Kepala Puskesmas Lapadde, Nurhaida menyatakan, Tim Kesehatan dan Gizi Puskesmas Lapadde memfokuskan perhatian memberikan makanan untuk menunjang gizi balita, berupa pemberian biskuit. "Selain yang terkait kebutuhan medis pasien, seperti kain kasa, cairan infus dan plaster hypafix," katanya.
Sementara Evi, ibu pasien Alif Adzan mengatakan, putranya telah menjalani 5 kali operasi dan kondisinya jauh lebih baik dari sebelumnya.“Empat kali operasi dilaksanakan di Parepare, dan satu kali di Makassar. Alhamdulillah sudah ada perubahan. Rencana kembali kontrol tanggal 25 Mei di Makassar,” tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :