alexametrics

Kabar Gembira, 5 Tenaga Medis di Muara Enim Sembuh COVID-19

loading...
Kabar Gembira, 5 Tenaga Medis di Muara Enim Sembuh COVID-19
Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Muaraenim dikarenakan 6 dari 11 orang pasien yang terkonfirmasi COVID-19 telah dinyatakan sembuh oleh pihak RSUD dr HM Rabain Muaraenim. Foto/SINDOnews
A+ A-
MUARA ENIM - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Muaraenim dikarenakan 6 dari 11 orang pasien yang terkonfirmasi COVID-19 telah dinyatakan sembuh oleh pihak RSUD dr HM Rabain Muaraenim.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Muaraenim, Panca Surya Diharta mengatakan agar masyarakat tidak usah takut berlebihan sebab COVID-19 bisa disembuhkan. (Baca juga: Nakhoda Kapal Dinyatakan Positif Corona Usai Jalani Rapid Test di Lampung)

“Tidak usah khawatir yang berlebihan terhadap virus ini, waspada boleh panik jangan,” ujarnya, Sabtu (23/5/2020).

Dikatakan Panca, sebelumnya ada 11 pasien yang dirawat karena terpapar COVID-19 di Kabupaten Muaraenim. Setelah menjalani perawatan dan dua kali tes melalui Tes Cepat Molekuler (TCM) ternyata hasilnya negatif.



Sehingga enam orang pasien tersebut dinyatakan sembuh dan sehat, yang terdiri dari lima orang tenaga medis dan satu orang keluarga medis. Adapun pasien yang dinyatakan sembuh tersebut atas nama dr Iqbal, dr Nabila, Median Indra, Deka, Dwi Fitriani, Boni (suami Nabila), dan seorang Bayi yang sudah sembuh dahuluan.

"Semoga sisa lima orang lagi yang masih dirawat menyusul sembuh dan tidak ada lagi penambahan pasien COVID-19," katanya.

Dijelaskan Panca, bahwa untuk saat ini Pemkab Muaraenim telah mempunyai laboratorium dan alat TCM sendiri sehingga ketika ada pasien yang statusnya Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 sudah bisa dilakukan sendiri di Muaraenim. Akan tetapi untuk pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) masih kita kirim untuk di swab ke Palembang.

Menurut Panca, sekarang ini imej di masyarakat yang menyebutkan rumah sakit sebagai center penularan dapat diklarifikasi bahwa penularan karena medis setelah rehat bekerja melepas masker atau berbisik ke sesama petugas. Sebab dari hasil pelacakan yang dilakukan rumah sakit tidak ada penularan kepada pasien yang dirawat dan rentan tertular. (Baca juga: Data KPU Bocor, Pengamat: Ada Peluang Bagi Kejahatan Siber)

Oleh karena itu meskipun sudah ada yang sembuh, diminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muaraenim untuk tetap waspada dan senantiasa mematuhi anjuran pemerintah terutama ketika merayakan Idul Fitri 1441 H dengan tetap mematuhi protokol COVID-19, guna memutus rantai penyebaran.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak