alexametrics

Balap Liar Marak selama Ramadhan, Polres Lombok Timur Sita Ratusan Motor

loading...
Balap Liar Marak selama Ramadhan, Polres Lombok Timur Sita Ratusan Motor
Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Timur menyita ratusan motor dari lokasi balap liar. Ratusan motor ini terjaring dalam Patroli Blue Light. Foto iNews TV/Ramli N
A+ A-
LOMBOK TIMUR -
Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Timur menyita ratusan motor dari lokasi balap liar. Ratusan motor ini terjaring dalam Patroli Blue Light yang dilaksanakan Polres Lombok Timur selama Bulan Ramadhan.

Ada 121 motor dan puluhan knalpot racing yang disita petugas saat membubarkan balap liar di sejumlah titik di wilayah Lombok Timur. (Baca: 2 Paramedis COVID-19 di Intan Jaya Papua Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Tewas)

"Semuanya dilakukan penindakan, mereka ditilang dan akan menjalani sidang 30 hari kedepan. Ini sebagai efek jera bagi mereka", tegas Kapolres Lombok Timur, AKBP Tunggul Sinatrio, Jumat (22/5/2020).



Setelah sidang selesai dan mereka membayar denda sesuai ketentuan, kata Kapolres, baru bisa mengambil motornya. Itu pun dengan syarat dokumen kendaraannya lengkap dan membawa knalpot standar."Kalau tidak bawa, kita tidak akan izinkan bawa pulang," timpalnya.

Balap liar di wilayah hukum Lombok Timur, lanjutnya, makin marak dan meresahkan masyarakat sehingga aparat kepolisian memberikan atensi dan menindak tegas para pelaku.

Dia berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan termasuk patroli blue light ini, warga semakin sadar pentingnya keselamatan berlalu lintas.

"Efek dari kegiatan ini, jumlah lakalantas dibanding Ramadhan sebelumnya turun 22,7 persen," jelas mantan Kapolres Sumbawa ini.

Tahun lalu angka lakalantas sebanyak 145 kasus dan sekarang menurun 33 kasus dan meninggal dunia nihil."Ini juga pegaruh kepatuhan warga, stay at home selama selama pandemi," tandas Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP Imam Maladi, beberapa waktu lalu.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak