Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Lawan COVID-19, Wakaf Salman Bagi-bagi Masker di Pos Penyekatan Mudik Lebaran

loading...
Lawan COVID-19, Wakaf Salman Bagi-bagi Masker di Pos Penyekatan Mudik Lebaran
Wakaf Salman bekerja sama dengan JQR membagikan masker di pos-pos pendekatan mudik Lebaran 2021 dalam upaya melawan COVID-19. Foto/Ist
BANDUNG - Lembaga pengelolaan wakaf, Wakaf Salman terus berupaya membantu pemerintah dalam upaya menekan potensi penyebaran COVID-19 . Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui pembagian masker di tengah kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 melalui gerakan #SalingJaga.

Baca juga: Jenazah Ajudan Pribadi Komandan TPNPB-OPM Lesmin Walker Diserahkan ke Keluarganya

Menggandeng organisasi sosial dan kemanusiaan, Jabar Quick Response (JQR), Wakaf Salman berupaya menurunkan kembali kasus COVID-19 di Jawa Barat yang kini menunjukkan peningkatan.

Baca juga: Imbas Mudik Dilarang, Hotel di Jabar Pun Kosong Melompong Tanpa Tamu



Pembagian masker telah dilakukan di pos-pos penyekatan mudik Lebaran 2021, seperti pos penyekatan Nagreg dan pos penyekatan Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung serta pos penyekatan di kawasan Pasteur, Kota Bandung, Rabu 12 Mei 2020 lalu.

Masker tersebut diberikan kepada para petugas di lapangan, agar mereka dapat bertugas lebih aman dan nyaman serta kepada para pengendara yang kedapatan tidak menggunakan masker.

Manager Corporate Secretary & Operasional Wakaf Salman, Ryan Faisal mengungkapkan, kerja sama yang dibangun Wakaf Salman dan JQR dalam upaya menekan penyebaran COVID-19 sudah berlangsung sejak 22 Maret 2020 silam

"Saat itu, kami sepakat untuk melakukan penanganan dan percepatan dalam menuntaskan COVID-19, agar semuanya kembali pulih. Oleh karena itu, Wakaf Salman mengambil peran untuk men-support pengadaan alat pelindung diri, alat protokol kesehatan, dan penanganan bencana," ungkap Ryan di Bandung, Jumat (14/5/2021).

Selama dua kali bulan suci Ramadhan, sedikitnya 50.000 masker telah dibagikan melalui gerakan #SalingJaga. Sebanyak 20.000 masker di antaranya disalurkan ke masjid-masjid, seperti Masjid Salman ITB, Masjid Salman Rasidi, Masjid Lautze, Masjid Saifudaullah, dan masjid lainnya.

"Masker #SalingJaga membawa semangat untuk keluar dari pandemi dan harapan agar semua orang bisa beraktivitas seperti sedia kala. Bersalaman, mudik tanpa larangan, bercengkrama dengan sanak saudara tanpa rasa khawatir tertular virus," imbuhnya.



Ryan menerangkan, pihaknya melibatkan 55 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam memproduksi masker yang dibagikan itu. Tidak hanya pelaku UMKM di Bandung, melainkan juga hingga Garut.

Selain masker, lanjut Ryan, lebih dari 147.000 orang menjadi penerima manfaat dari berbagai program Wakaf Salman lainnya selama pandemi COVID-19 dan bulan suci Ramadhan, seperti program pemberian gadget bagi guru dan siswa, pembinaan 1.000 UMKM, penyediaan mesin filtrasi air siap minum, perisai untuk ojol, paket protokol kesehatan COVID-19, Sedekah Berkah Ramadhan, dan program Semua Bisa Bantu Jabar Lawan Corona.

"Masker #SalingJaga juga merupakan bagian dari program pemberdayaan UMKM binaan Wakaf Salman karena para pelaku UMKM-lah yang memproduksi masker tersebut," imbuh Ryan.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top