Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka di Surabaya Libatkan Jaksa

loading...
Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka di Surabaya Libatkan Jaksa
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Perak, I Ketut Kasna Dedi menjadi pengajar dalam ujicoba pendidikan tatap muka. SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Ujicoba pembelajaran tatap muka (PTM) kembali digeber di Surabaya. Kali ini PTM dilakukan di sekolah melalui sistem blended learning, Jumat (7/5/2021). Ujicoba berlangsung di SMP Negeri 1 Surabaya dengan melibatkan Kejari Tanjung Perak sebagai salah satu pengajarnya.

Ada 19 pelajar dari kelas 7 dan 8 yang mengikuti ujicoba pembelajaran tatap muka langsung di sekolah. Sementara para pelajar yang lain, mereka mengikuti pembelajaran melalui virtual di rumahnya masing-masing. Baca juga: Meski PTM, Siswa Perlu Dilatih Pembelajaran Era Digital

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Perak, I Ketut Kasna Dedi menjadi pengajar pertama dan menyampaikan ilmu pengetahuan secara umum terhadap tupoksi para penegak hukum. Seperti, apa saja tugas dari kepolisian, kejaksaan dan hakim.

"Biar anak-anak ini mengenal. Dilihat ada seragam tapi tidak tahu siapa ini. Kedua kita juga ingin memperkenalkan sejak dini bahwa Undang-undang (UU) yang bersentuhan langsung dengan anak ini apa saja sih," kata Kajari Tanjung Perak, I Ketut Kasna Dedi.



Bahkan, Kajari Tanjung Perak juga menjelaskan beberapa hal atau perilaku yang dapat menyebabkan seseorang berurusan dengan hukum. Seperti perilaku bullying, cyber crime, dan penyalahgunaan narkoba.

Oleh sebab itu, ia menekankan kepada para pelajar itu agar dapat mengantisipasi dan menjauhi perilaku-perilaku tersebut. "Materi secara umum intinya bahwa kita ingin memperkenalkan pengetahuan hukum sejak dini kepada adik-adik kita," ucapnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top