Antisipasi Kebutuhan Uang Selama Ramadhan dan Idul Fitri di Jatim, Mandiri Siapkan Rp 1.7 Triliun
Selasa, 04 Mei 2021 - 05:45 WIB
loading...
Bank Mandiri menyiapkan Rp 1.7 Triliun untuk wilayah di Jawa Timur. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Bank Mandiri menyiapkan nett kebutuhan uang tunai sebesar Rp 20.8 Triliun untuk mengantisipasi peningkatan nett kebutuhan uang tunai di masyarakat selama 28 hari pada 19 April – 16 Mei 2021 pada saat Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 9.4% dari tahun sebelumnya. Perkiraan kebutuhan uang tunai tersebut telah memperhitungkan proyeksi kenaikan pengisian kas ATM sebesar 11.3% atau sebesar Rp 1.59 triliun per hari pada periode tersebut.
Sedangkan untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai masyarakat Jawa Timur saja, Bank Mandiri Region VIII / Jawa 3 (Jawa Timur) telah menyiapkan nett kebutuhan uang tunai sebesar Rp 1.7 triliun atau meningkat sebesar 5% dari realisasi tahun 2020. Adapun total proyeksi sebesar Rp 6.6 triliun dengan alokasi untuk kebutuhan ATM sebesar Rp 4.9 triliun (73.90%) dan kebutuhan uang kas operasional cabang sebesar Rp 1.7 triliun.
Baca juga: SIM Gratis untuk Keluarga KRI Nanggala-402, Polres Tulungagung: Ini Bentuk Kepedulian Kita
Regional CEO Bank Mandiri Jawa Timur, I Gede Raka Arimbawa, memperkirakan puncak transaksi tunai akan terjadi pada dua pekan terakhir menjelang libur lebaran yang merupakan periode pembayaran gaji dan THR, serta selama libur lebaran (12-16 Mei 2021) terutama untuk kebutuhan pengisian ATM. Gede memastikan kesiapan Bank Mandiri dalam melayani kebutuhan transaksi masyarakat Jawa Timur.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 9.4% dari tahun sebelumnya. Perkiraan kebutuhan uang tunai tersebut telah memperhitungkan proyeksi kenaikan pengisian kas ATM sebesar 11.3% atau sebesar Rp 1.59 triliun per hari pada periode tersebut.
Sedangkan untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai masyarakat Jawa Timur saja, Bank Mandiri Region VIII / Jawa 3 (Jawa Timur) telah menyiapkan nett kebutuhan uang tunai sebesar Rp 1.7 triliun atau meningkat sebesar 5% dari realisasi tahun 2020. Adapun total proyeksi sebesar Rp 6.6 triliun dengan alokasi untuk kebutuhan ATM sebesar Rp 4.9 triliun (73.90%) dan kebutuhan uang kas operasional cabang sebesar Rp 1.7 triliun.
Baca juga: SIM Gratis untuk Keluarga KRI Nanggala-402, Polres Tulungagung: Ini Bentuk Kepedulian Kita
Regional CEO Bank Mandiri Jawa Timur, I Gede Raka Arimbawa, memperkirakan puncak transaksi tunai akan terjadi pada dua pekan terakhir menjelang libur lebaran yang merupakan periode pembayaran gaji dan THR, serta selama libur lebaran (12-16 Mei 2021) terutama untuk kebutuhan pengisian ATM. Gede memastikan kesiapan Bank Mandiri dalam melayani kebutuhan transaksi masyarakat Jawa Timur.
Lihat Juga :