Polres Wajo Perketat Perbatasan untuk Antisipasi Pemudik
Minggu, 02 Mei 2021 - 19:21 WIB
loading...
Polres Wajo akan memperketat perbatasan untuk mengantisipasi pemudik yang akan masuk ke daerah tersebut. Foto: Sindonews/dok
A
A
A
WAJO - Kepolisian Resor (Polres) Wajo memperketat perbatasan, untuk mengantisipasi pemudik dari luar daerah yang akan masuk ke kabupaten tersebut.
Bahkan Polres Wajo akan akan menggelar Operasi Ketupat 2021 mulai pada Kamis, (6/05/2021) mendatang. Sebanyak 80 personel dari Polri di bantu dengan TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Pemerintah Kabupaten Wajo akan menjaga setiap perbatasan.
Kapolres Wajo , AKBP Muhammad Islam Amrullah mengeluarkan ultimatum agar tak mudik ke Kabupaten Wajo. Hal itu mulai berlaku pada 6 Mei 2021 mendatang, atau bersamaan dengan dimulainya Operasi Ketupat 2021.
Baca Juga: Polres Wajo Perketat Pengamanan Objek Vital Pascabom Bunuh Diri di Makassar
Bahkan, Muhammad Islam menyebutkan, ada 80 personel Polri yang akan dikerahkan menjaga setiap perbatasan, ditambah dengan personel TNI, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP .
"Mulai pelaksanaan Operasi Ketupat 6 Mei 2021, estimasi anggota 80 personel Polri, ditambah TNI, Dishub, dan Satpol PP," ujarnya kepada Sindonews, Minggu, (2/5/2021).
Bahkan Polres Wajo akan akan menggelar Operasi Ketupat 2021 mulai pada Kamis, (6/05/2021) mendatang. Sebanyak 80 personel dari Polri di bantu dengan TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Pemerintah Kabupaten Wajo akan menjaga setiap perbatasan.
Kapolres Wajo , AKBP Muhammad Islam Amrullah mengeluarkan ultimatum agar tak mudik ke Kabupaten Wajo. Hal itu mulai berlaku pada 6 Mei 2021 mendatang, atau bersamaan dengan dimulainya Operasi Ketupat 2021.
Baca Juga: Polres Wajo Perketat Pengamanan Objek Vital Pascabom Bunuh Diri di Makassar
Bahkan, Muhammad Islam menyebutkan, ada 80 personel Polri yang akan dikerahkan menjaga setiap perbatasan, ditambah dengan personel TNI, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP .
"Mulai pelaksanaan Operasi Ketupat 6 Mei 2021, estimasi anggota 80 personel Polri, ditambah TNI, Dishub, dan Satpol PP," ujarnya kepada Sindonews, Minggu, (2/5/2021).
Lihat Juga :