Tak Kuat Tahan Nafsu Lihat Mahasiswi, Pengantar Galon dengan Gemas Tarik Hidung Lalu Cium Pipi Korban

Rabu, 20 April 2022 - 15:15 WIB
loading...
Tak Kuat Tahan Nafsu Lihat Mahasiswi, Pengantar Galon dengan Gemas Tarik Hidung Lalu Cium Pipi Korban
Pria berinisial AM (50) diringkus Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polres Wajo, usai melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi. Foto/iNews TV/Amnar Sengkang
A A A
WAJO - Pria pengantar galon berinisial AM hanya bisa tertunduk, saat digelandang anggota Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polres Wajo. Pria berusia 50 tahun itu, diringkus polisi setelah ada laporan mahasiswi yang menjadi korban pelecehan seksual.

Baca juga: Hotman Paris Hutapea Buka Suara soal Tuduhan Lecehkan Mantan Asisten Pribadi

Peristiwa pelecehan seksual ini terjadi di rumah korban di Desa Ujunge, Kecamatan Tanaaitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Menurut Kapolres Wajo, AKBP M. Islam, saat kejadian AM datang ke rumah korban untuk mengantar galon air.



"Usai menuangkan air, AM langsung menarik hidung korban dan mencium pipi kiri serta kanan korban. Mendapat pelecehan seksual, korban melakukan perlawanan dengan menepis pelaku," tutur Islam.

Baca juga: Mencekam! Tengah Malam Massa Kepung Rumah Dinas Sekda Pamekasan Tuntut Penundaan Pilkades

Usai melancarkan aksi pelecehan seksual terhadap korban, AM merasa tidak bersalah. Dia dengan santai pamitan pulang. Korban tidak tinggal diam, diantarkan orang tuanya langsung melapor ke polisi.

"Mendapatkan laporan dari korban dan orang tuanya, tim kami di lapangan langsung melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap AM. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan, untuk mencari kemungkinan adanya korban pelecehan seksual lainnya," tegas Islam.

Baca juga: Terlanjur Lepas Daster Bersama Selingkuhan, Emak-emak Ini Meronta saat Diringkus Satpol PP

Akibat ulahnya AM kini harus berlebaran di sel tahanan Polres Wajo, untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. Polisi menjerat AM dengan Pasal 289 KUHP, dan terancam hukuman penjara selama sembilan tahun.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2148 seconds (11.252#12.26)