Awalnya Mengelak Curi HP di RS, Tukang Becak Ini Tak Berkutik saat Liat CCTV
Rabu, 28 April 2021 - 16:55 WIB
loading...
Petugas menunjukkan tersangka pencurian handphone di Mapolsek Mlati, Rabu (28/4/2021). Foto: SINDONews/Priyo Setyawan
A
A
A
SLEMAN - Pernah masuk penjara karena kasus pencurian tidak membuat, EK, 38, jera. Terbukti,setelah keluar dariLapas Wirogunan Yogyakarta , Mei 2020, kembali melakukan pencurian di RSUP Dr Sardjito. Sabtu (17/4/2021).Warga Mantrijeron, Yogyakarta itu pun sekarang mendekam di sel tahanan Mapolsek Mlati, Sleman.
Kapolsek Mlati, Sleman, Kompol Hariyanto mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal saat Herni Budi Lestari, 42 warga Sewon, Bantul sedang menunggu keluarganyadi RSUP Sardjitomengecas handpone (HP)di kursi tunggu bangsal. Saatmasuk ruangan bangsal, EK, yangberprofesi sebagai tukang becakdan biasa mangkal di rumah sakit tersebut, melihatada handphone yang dicas.
Baca juga: Astaga, Bocah Laki-laki dan Ibunya Kompak Curi Baju di Pasar Terekam CCTV
Tanpa sepengetahuan pemiliknya langsung mengambil dan meninggalkan rumah sakit menuju Jalan Affandi.Untuk menghilangkan jejak, dia membuka softcase handpone tersebut dan mendapati uang Rp400.000.“Saat itu, pelaku mengambil uang yang ada di handpone, kemudian membuang handpone dan softcase di Jalan Affandi, Caturtunggal, Depok,” katanya.
Korban yang mengetahui handpone miliknya hilang, selanjutnya melapor ke petugas keamanan rumah sakit. Setelah dilakukan pengecekan CCTV, ternyata HP miliknya diambil oleh EK alias Caplin, tukang becak yang biasa mangkal. “Karena petugas keamanan sudah kenal sama pelaku. Kemudian menelpon EK untuk datang ke rumah sakit,” katanya.
Kapolsek Mlati, Sleman, Kompol Hariyanto mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal saat Herni Budi Lestari, 42 warga Sewon, Bantul sedang menunggu keluarganyadi RSUP Sardjitomengecas handpone (HP)di kursi tunggu bangsal. Saatmasuk ruangan bangsal, EK, yangberprofesi sebagai tukang becakdan biasa mangkal di rumah sakit tersebut, melihatada handphone yang dicas.
Baca juga: Astaga, Bocah Laki-laki dan Ibunya Kompak Curi Baju di Pasar Terekam CCTV
Tanpa sepengetahuan pemiliknya langsung mengambil dan meninggalkan rumah sakit menuju Jalan Affandi.Untuk menghilangkan jejak, dia membuka softcase handpone tersebut dan mendapati uang Rp400.000.“Saat itu, pelaku mengambil uang yang ada di handpone, kemudian membuang handpone dan softcase di Jalan Affandi, Caturtunggal, Depok,” katanya.
Korban yang mengetahui handpone miliknya hilang, selanjutnya melapor ke petugas keamanan rumah sakit. Setelah dilakukan pengecekan CCTV, ternyata HP miliknya diambil oleh EK alias Caplin, tukang becak yang biasa mangkal. “Karena petugas keamanan sudah kenal sama pelaku. Kemudian menelpon EK untuk datang ke rumah sakit,” katanya.
Lihat Juga :