Takjil Diracun, Anak Driver Ojol Tewas Makan Paket dari Perempuan Misterius
Selasa, 27 April 2021 - 19:04 WIB
loading...
Bandiman, tukang ojek online yang tinggal di Sewon, Bantul, DIY tidak menyangka paket tahlil yang dibawanya merenggut anaknya, Naba Faiz Prasetyo (10). Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
BANTUL - Rasa bersalah dan sedih bercampur duka menyelimuti keluarga Bandiman, driver ojek online (Ojol) yang tinggal di Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul , DIY. Dia tidak menyangka paket takjil yang dibawanya pulang justru merenggut nyawa anaknya, Naba Faiz Prasetyo (10).
Baca juga: Bersenjata Celurit dan Pecahan Busi, Geng Pecah Kaca Mobil Beraksi di 15 Lokasi
Sebenarnya paket tersebut bukan untuk keluarganya. Peristiwa tragis berawal saat Bandiman pada Minggu (25/4/2021) istirahat di salah satu masjid di Kota Yogyayarta sambil menunaikan ibadah salat ashar.
Baca juga: Viral, Istri Sah Labrak Teller Bank di Medan yang Diduga Pelakor
Tiba-tiba dia dihampiri seoran perempuan tidak dikenal yang memintanya mengantarkan paketan takjil. Perempuan itu memberikan ongkos uang pengantar Rp30.000. “Saya diminta mengirim paket ke pak Tomi di FF 01 Perum Villa Bukit Asri, Bangujiwo, Kasihan. Saya menarik biaya Rp25 ribu dan diberi Rp30 ribu tanpa minta kembalian,” kata Bandiman menceritakan kisahnya, Selasa (27/4/2021).
Diapun bergegas mengirimkan paket tersebut ke alamat yang dituju. Namun begitu sampai di tujuan, pemilik rumah mengaku tidak kenal dengan pengirim paket tahlil yang diketahui berisi sate lontong.
"Pak Tomi dan istri tidak mau menerimanya dengan alasan tidak kenal ataupun memiliki saudara yang bernama Hamid sesuai pesan perempuan yang menyuruh saya," ujarnya.
Baca juga: Bersenjata Celurit dan Pecahan Busi, Geng Pecah Kaca Mobil Beraksi di 15 Lokasi
Sebenarnya paket tersebut bukan untuk keluarganya. Peristiwa tragis berawal saat Bandiman pada Minggu (25/4/2021) istirahat di salah satu masjid di Kota Yogyayarta sambil menunaikan ibadah salat ashar.
Baca juga: Viral, Istri Sah Labrak Teller Bank di Medan yang Diduga Pelakor
Tiba-tiba dia dihampiri seoran perempuan tidak dikenal yang memintanya mengantarkan paketan takjil. Perempuan itu memberikan ongkos uang pengantar Rp30.000. “Saya diminta mengirim paket ke pak Tomi di FF 01 Perum Villa Bukit Asri, Bangujiwo, Kasihan. Saya menarik biaya Rp25 ribu dan diberi Rp30 ribu tanpa minta kembalian,” kata Bandiman menceritakan kisahnya, Selasa (27/4/2021).
Diapun bergegas mengirimkan paket tersebut ke alamat yang dituju. Namun begitu sampai di tujuan, pemilik rumah mengaku tidak kenal dengan pengirim paket tahlil yang diketahui berisi sate lontong.
"Pak Tomi dan istri tidak mau menerimanya dengan alasan tidak kenal ataupun memiliki saudara yang bernama Hamid sesuai pesan perempuan yang menyuruh saya," ujarnya.
Lihat Juga :