Taman Bacaan Pelangi Luncurkan Girls’ Scholarship Program untuk Siswi Perempuan di Flores
Kamis, 22 April 2021 - 07:56 WIB
loading...
Taman Bacaan Pelangi meluncurkan Girls’ Scholarship Program, sebuah program beasiswa khusus untuk siswi perempuan di Flores, Nusa Tenggara Timur. Foto istimewa
A
A
A
JAKARTA - Taman Bacaan Pelangi meluncurkan Girls’ Scholarship Program, sebuah program beasiswa khusus untuk siswi perempuan di Flores , Nusa Tenggara Timur. Beasiswa jangka panjang ini bertepatan dan dalam rangka memperingati Hari Kartini. Girls’ Scholarship Program diberikan untuk siswi-siswi yang saat ini berada di jenjang SMP di kabupaten Ende dan Nagekeo, Flores, hingga mereka lulus SMA.
Founder Taman Bacaan Pelangi Nila Tanzil mengatakan bahwa Girls’ Scholarship Program untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak perempuan yang berprestasi namun berasal dari keluarga prasejahtera agar dapat mengenyam pendidikan hingga lulus SMA. "Kami percaya jika mereka diberikan kesempatan untuk maju dan berkembang, anak-anak perempuan akan mampu menjadi penggerak dan agen perubahan di lingkungan sekitar mereka,” kata Nila Tanzil dalam pernyataannya, Rabu (21/4/2021).
Girls’ Scholarship Program, lanjut Nila, bukan program beasiswa biasa. Sebab, penerima beasiswa ini tidak hanya mendapat biaya untuk keperluan sekolah, namun juga ada berbagai program lainnya untuk mengembangkan kemampuan mereka. "Kami ingin membantu mengurangi angka putus sekolah di Indonesia, khususnya bagi anak-anak perempuan. Kami merancang program ini sedemikian rupa agar anak-anak perempuan ini tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang penuh percaya diri dan berdaya. An empowered girl will empower her family and her society,” ujar Nila Tanzil.
Program Girls’ Scholarship dari Taman Bacaan Pelangi ini, dia menerangkan, terdiri dari tiga komponen, yaitu pertama, Beasiswa Pendidikan (SPP-Sumbangan Pembinaan Pendidikan, uang komite, uang seragam sekolah, biaya ekstra kurikuler, dana untuk membeli buku, dsbnya). Baca juga: Ini Tips Meraih Beasiswa Humphrey Fellowship Program di AS, Cek Link Pendaftaran
Kedua, Pelatihan pengembangan kapasitas diri-para penerima beasiswa akan menerima berbagai pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan soft skills mereka. "Misalnya pengembangan rasa percaya diri, public speaking, literasi keuangan, dan lain sebagainya".
Ketiga, mentoring-para penerima beasiswa akan mendapatkan mentor khusus yang merupakan perempuan sukses di berbagai bidang. Para mentor dicocokkan dengan cita-cita dari masing-masing anak agar dapat menjadi sumber inspirasi dan pemberi semangat mereka.
Untuk gelombang pertama, sebanyak 20 siswi sudah lolos dan terpilih sebagai penerima beasiswa dan diumumkan bertepatan di hari Kartini. Proses seleksi kandidat penerima beasiswa, jelasnya, sudah berlangsung sejak Oktober 2020 dan melibatkan berbagai pihak, antara lain Dinas Pendidikan di Kabupaten Nagekeo dan Ende, para kepala sekolah, serta para pemuka masyarakat. Wakil dari Dinas Pendidikan di masing-masing kabupaten dan para pemuka masyarakat dilibatkan sebagai juri dalam proses seleksi kandidat.
Founder Taman Bacaan Pelangi Nila Tanzil mengatakan bahwa Girls’ Scholarship Program untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak perempuan yang berprestasi namun berasal dari keluarga prasejahtera agar dapat mengenyam pendidikan hingga lulus SMA. "Kami percaya jika mereka diberikan kesempatan untuk maju dan berkembang, anak-anak perempuan akan mampu menjadi penggerak dan agen perubahan di lingkungan sekitar mereka,” kata Nila Tanzil dalam pernyataannya, Rabu (21/4/2021).
Girls’ Scholarship Program, lanjut Nila, bukan program beasiswa biasa. Sebab, penerima beasiswa ini tidak hanya mendapat biaya untuk keperluan sekolah, namun juga ada berbagai program lainnya untuk mengembangkan kemampuan mereka. "Kami ingin membantu mengurangi angka putus sekolah di Indonesia, khususnya bagi anak-anak perempuan. Kami merancang program ini sedemikian rupa agar anak-anak perempuan ini tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang penuh percaya diri dan berdaya. An empowered girl will empower her family and her society,” ujar Nila Tanzil.
Program Girls’ Scholarship dari Taman Bacaan Pelangi ini, dia menerangkan, terdiri dari tiga komponen, yaitu pertama, Beasiswa Pendidikan (SPP-Sumbangan Pembinaan Pendidikan, uang komite, uang seragam sekolah, biaya ekstra kurikuler, dana untuk membeli buku, dsbnya). Baca juga: Ini Tips Meraih Beasiswa Humphrey Fellowship Program di AS, Cek Link Pendaftaran
Kedua, Pelatihan pengembangan kapasitas diri-para penerima beasiswa akan menerima berbagai pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan soft skills mereka. "Misalnya pengembangan rasa percaya diri, public speaking, literasi keuangan, dan lain sebagainya".
Ketiga, mentoring-para penerima beasiswa akan mendapatkan mentor khusus yang merupakan perempuan sukses di berbagai bidang. Para mentor dicocokkan dengan cita-cita dari masing-masing anak agar dapat menjadi sumber inspirasi dan pemberi semangat mereka.
Untuk gelombang pertama, sebanyak 20 siswi sudah lolos dan terpilih sebagai penerima beasiswa dan diumumkan bertepatan di hari Kartini. Proses seleksi kandidat penerima beasiswa, jelasnya, sudah berlangsung sejak Oktober 2020 dan melibatkan berbagai pihak, antara lain Dinas Pendidikan di Kabupaten Nagekeo dan Ende, para kepala sekolah, serta para pemuka masyarakat. Wakil dari Dinas Pendidikan di masing-masing kabupaten dan para pemuka masyarakat dilibatkan sebagai juri dalam proses seleksi kandidat.
Lihat Juga :