Rawa Pening Meluap, Puluhan Hektare Sawah di Tuntang dan Banyubiru Terendam

Kamis, 15 April 2021 - 19:46 WIB
loading...
Rawa Pening Meluap,...
Hamparan sawah di daerah Banyubiru, Kabupaten Semarang terendam air limpasan dari Rawa Pening, Kamis (15/4/2021). Foto/SINDOnews/Angga Rosa
A A A
SEMARANG - Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Semarang dalam beberapa pekan belakangan membuat debit air yang mengalir ke Rawa Pening meningkat. Akibatnya, danau alam tersebut tidak mampu menampung yang air yang masuk dan meluap ke areal persawahan warga di daerah Tuntang dan Banyubiru.

Baca juga: Rawa Pening Riwayatmu Kini...

Dampaknya, puluhan petani tidak dapat bercocok tanam. Salah seorang petani, Saban (50) warga Desa Rowosari, Tuntang menuturkan, sawah yang terendam air limpasan Rawa Pening di Desa Rowosari mencapai puluhan hektare. Ketinggian air yang merendam sawah mencapai 30 hingga 50 sentimeter sehingga tidak bisa ditanami padi.

Baca juga: Kerusakan Ekosistem Rawa Pening Tak Terkendali, Ikan Sulit Didapat

"Ketinggian air yang merendam sawah diambang batas sehingga tidak bisa ditanami. Kondisi ini membuat petani merugi, karena sebagian petani sudah mengeluarkan biaya untuk mengolah sawah," tuturnya, Kamis (15/4/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Rekomendasi
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved