Warga 3 Desa di Indramayu Mendadak Jadi Miliarder, Waskani Pilih Beli Sawah Lagi

loading...
Warga 3 Desa di Indramayu Mendadak Jadi Miliarder, Waskani Pilih Beli Sawah Lagi
Warga di tiga desa di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi jutawan dan miliarder, setelah tanahnya dibebaskan untuk pembangunan Petrochemical Complex Jabar. Foto/iNews TV/Toiskandar
INDRAMAYU - Adanya pembangunan proyek Petrochemical Complex Jabar , di Kabupaten Indramayu, membuat warga di tiga desa yakni Desa Sukaurip, Desa Tegalsembadra, dan Desa Sukareja, Kecamatan Balongan, kaya mendadak .

Baca juga: Indramayu Gempar, Warga 3 Desa Mendadak Jadi Miliarder Usai Menerima Pembebasan Lahan

Mereka mendapatkan uang ratusan juta rupiah hingga miliaran rupiah, karena mendapatkan uang pembebasan lahan untuk pembangunan mega proyek milik PT Pertamina tersebut. Uang itu langsung dicairkan, setelah proses administrasi selesai dilaksanakan.



Rasa senang mendapatkan uang ratusan juta rupiah, juga dirasakan Waskani. Pria lanjut usia ini menerima uang pembebasan lahan sekitar Rp900 juta, setelah sawahnya seluas 3.000 meter persegi dibeli untuk pembangunan proyek Petrochemical Complex Jabar .



Baca juga: Pasukan Raider dan Brimob Pukul Mundur OPM dari Bandara, 6 Warga Berhasil Dievakuasi Satgas Nemangkawi

Meski menjadi kaya mendadak, Waskani mengaku tidak akan membelanjakan uangnya untuk membeli mobil mewah . Dia memilih untuk membeli sawah lagi. "Uangnya akan saya belikan sawah lagi," ujarnya penuh kesederhanaan.

Rasa senang dengan wajah berbinar, juga dirasakan warga lainnya yang menerima uang pembebasan lahan tersebut. Mereka melakukan proses penandatanganan pelepasan lahan, Kamis (15/4/2021) pagi. Uang pelepasan lahan senilai ratusan juta rupiah hingga Rp3 miliar.

Baca juga: Medan Kembali Membara, 2 Kelompok Pemuda Saling Serang dengan Batu dan Molotov

Untuk pembayaran pelepasan lahan pada tahap pertama ini, total ada 531 warga di tiga desa di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang mendadak menjadi jutawan dan miliader, yaitu meliputi Desa Sukaurip, Desa Tegalsembadra, dan Desa Sukareja.



Pembayaran pelepasan lahan ini masih akan terus berlanjut sampai minggu depan. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Indramayu, hanya membatasi sebanyak 55 orang/hari untuk proses administrasi.

Kepala BPN Kabupaten Indramayu, Ristendi Rahim mengatakan, uang pembayaran pelepasan lahan langsung masuk ke rekening warga pada hari ini juga. "Proses pencairannya sekitar tiga jam setelah proses administrasi selesai dilakukan," tegasnya.

Baca juga: Mojokerto Gempar, Emak-emak Berhijab Gasak Motor di Rumah Kos Sambil Gendong Anak

Dia mengatakan, dari 531 warga yang lahannya dibebaskan tersebut, total luasnya mencapai 162,12 hektare. "Kami berharap, warga tidak konsumtif dalam memanfaatkan uang hasil pembebasan lahan ini," tuturnya.

Pada pencairan tahap kedua nantinya, ada warga di tiga desa yang giliran menerima pembayaran pembebasan lahan , yakni Desa Majakerta, Desa Balongan, dan Desa Limbangan, yang nilainya ditaksir lebih besar dari pada di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top