4.095 Tenaga Pendidik di Bantaeng Mulai Divaksin Sebelum Sekolah Tatap Muka
Selasa, 13 April 2021 - 12:58 WIB
loading...
Vaksinasi untuk tenaga pendidik di Kabupaten Bantaeng mulai dilakukan jelang penerapan sekolah tatap muka pada Juli mendatang. Foto: Istimewa
A
A
A
BANTAENG - Dinas Kesehatan Bantaeng , mulai menyasar tenaga pendidik untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 , sebelum sekolah tatap muka di daerah tersebut digelar pada Juli mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Haris mengatakan, jika jumlah tenaga pendidik yang menjadi sasaran vaksinasi kali ini sejumlah 4.095 orang.
“Harapan kami guru-guru lebih 4.000 orang sudah tervaksin sebelum masuk sekolah yang rencana akan dibuka awal tahun ajaran baru di bulan Juli 2021,” jelas Haris.
Baca Juga: Pemkab Bantaeng Fokus Kendalikan Inflasi di Masa Pandemi Covid-19
Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng , Abdul Wahab, memantau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga pendidik se-Kabupaten Bantaeng.
Wahab menyampaikan dukungannya dan memberikan imbauan bahwa meskipun Bantaeng sudah masuk dalam zona risiko rendah, namun kita harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan.
“ Bantaeng sudah masuk dalam Zona Kuning, namun kita harus selalu mengawasi protokol kesehatan, sudah vaksin bukan berarti kita tidak terkena lagi,” jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Haris mengatakan, jika jumlah tenaga pendidik yang menjadi sasaran vaksinasi kali ini sejumlah 4.095 orang.
“Harapan kami guru-guru lebih 4.000 orang sudah tervaksin sebelum masuk sekolah yang rencana akan dibuka awal tahun ajaran baru di bulan Juli 2021,” jelas Haris.
Baca Juga: Pemkab Bantaeng Fokus Kendalikan Inflasi di Masa Pandemi Covid-19
Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng , Abdul Wahab, memantau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga pendidik se-Kabupaten Bantaeng.
Wahab menyampaikan dukungannya dan memberikan imbauan bahwa meskipun Bantaeng sudah masuk dalam zona risiko rendah, namun kita harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan.
“ Bantaeng sudah masuk dalam Zona Kuning, namun kita harus selalu mengawasi protokol kesehatan, sudah vaksin bukan berarti kita tidak terkena lagi,” jelasnya.
Lihat Juga :