Meski Pandemi COVID-19, Tana Tidung Sukses Angkat Partisipasi Belajar 98 Persen
Sabtu, 10 April 2021 - 09:39 WIB
loading...
A
A
A
Tentu, kunjungan belajar tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. "Kebijakan ini diambil karena tidak semua siswa bisa belajar secara online. Hanya 11 persen siswa yang bisa belajar menggunakan modal belajar video conference," tandasnya.
Pengembangan budaya baca selama pandemi dilakukan melalui kegiatan membaca yang menyenangkan. Sekolah diwajibkan meminjamkan buku cerita kepada siswa. "Peminjaman buku ini membuat siswa tertarik membaca lebih banyak buku dan senang berada di rumah. Jika anak belum bisa membaca, maka orang tua yang dilatih untuk membacakan buku cerita," bebernya.
Upaya lain yang dilakukan Tana Tidung untuk mengantisipasi learning loss, adalah secara perlahan membuka sekolah kembali. Uji coba pembukaan telah berlangsung sejak Oktober 2020 melalui pilot project di dua SMP. Pengalaman dari pilot pembelajaran tatap muka (PTM) di dua SMP ini, kemudian digunakan untuk membuka lebih banyak sekolah lagi. Rencana ke depan, Tana Tidung akan fokus untuk melakukan pemulihan kemampuan belajar.
Sementara itu tokoh pendidikan nasional dalam dialog itu Najelaa Shihab mengatakan, proses belajar di Tana Tidung menggunakan kurikulum khusus (kurikulum darurat) selama masa pandemi. Dengan begitu mampu mengurangi beban mengajar guru, penggunaan kurikulum khusus membuat siswa bisa fokus mempelajari kompetensi esensial yang dibutuhkan anak untuk bisa belajar pada level pendidikan selanjutnya.
Pengembangan budaya baca selama pandemi dilakukan melalui kegiatan membaca yang menyenangkan. Sekolah diwajibkan meminjamkan buku cerita kepada siswa. "Peminjaman buku ini membuat siswa tertarik membaca lebih banyak buku dan senang berada di rumah. Jika anak belum bisa membaca, maka orang tua yang dilatih untuk membacakan buku cerita," bebernya.
Upaya lain yang dilakukan Tana Tidung untuk mengantisipasi learning loss, adalah secara perlahan membuka sekolah kembali. Uji coba pembukaan telah berlangsung sejak Oktober 2020 melalui pilot project di dua SMP. Pengalaman dari pilot pembelajaran tatap muka (PTM) di dua SMP ini, kemudian digunakan untuk membuka lebih banyak sekolah lagi. Rencana ke depan, Tana Tidung akan fokus untuk melakukan pemulihan kemampuan belajar.
Sementara itu tokoh pendidikan nasional dalam dialog itu Najelaa Shihab mengatakan, proses belajar di Tana Tidung menggunakan kurikulum khusus (kurikulum darurat) selama masa pandemi. Dengan begitu mampu mengurangi beban mengajar guru, penggunaan kurikulum khusus membuat siswa bisa fokus mempelajari kompetensi esensial yang dibutuhkan anak untuk bisa belajar pada level pendidikan selanjutnya.
(don)
Lihat Juga :