Tarif Parkir di Sejumlah Titik Bakal Naik saat Ramadan
Jum'at, 09 April 2021 - 07:38 WIB
loading...
A
A
A
“Itu dikerja oleh tim insidentil. Tim kami yang mengerjakan persoalan itu tarif parkir insidentil. Jadi tim Ramadan yang nanti bergerak,” imbuh dia.
Kenaikan tarif khusus parkir insidentil ini dikatakan Irhamsyah juga untuk mengendalikan potensi penumpukan kendaraan di badan jalan. Dengan harapan, parkir tidak mengganggu arus lalu lintas. Termasuk mengurangi mobilitas kendaraan pribadi. “Pengendalian namanya,” sebutnya.
Baca Juga: Retribusi Parkir Hotel dan Mal Bakal Dialihkan Ke PD Parkir
Irhamsyah juga mendorong peningkatan penerimaan melalui retribusi tarif pagi saat Ramadan. Momentum yang dianggap strategis meraup pendapatan. Meski tetap ada pembatasan aktivitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Pengawasan di titik strategis juga akan dilakukan berkala selama Ramadan. Jangan sampai justru mobilitas warga akan penggunaan tempat parkir di lokasi parkir, membludak,
"Walaupun mungkin sebenarnya ada pembatasan kebijakan, misalnya masjid yang dibatasi 50%, namun kami tetap lakukan pemantauan di tiap titik-titik yang memang dianggap akan terjadi pembludakan. Jadi namanya tim insidentil pembludakan Ramadan," jelas Irham.
Sementara Humas PD Parkir Makassar Raya , Asrul membeberkan, pihaknya tengah mendata titik-titik lokasi parkir insidentil tersebut. Untuk sementara, ada 20 lokasi yang tersebar di sejumlah kawasan strategis.
Kenaikan tarif khusus parkir insidentil ini dikatakan Irhamsyah juga untuk mengendalikan potensi penumpukan kendaraan di badan jalan. Dengan harapan, parkir tidak mengganggu arus lalu lintas. Termasuk mengurangi mobilitas kendaraan pribadi. “Pengendalian namanya,” sebutnya.
Baca Juga: Retribusi Parkir Hotel dan Mal Bakal Dialihkan Ke PD Parkir
Irhamsyah juga mendorong peningkatan penerimaan melalui retribusi tarif pagi saat Ramadan. Momentum yang dianggap strategis meraup pendapatan. Meski tetap ada pembatasan aktivitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Pengawasan di titik strategis juga akan dilakukan berkala selama Ramadan. Jangan sampai justru mobilitas warga akan penggunaan tempat parkir di lokasi parkir, membludak,
"Walaupun mungkin sebenarnya ada pembatasan kebijakan, misalnya masjid yang dibatasi 50%, namun kami tetap lakukan pemantauan di tiap titik-titik yang memang dianggap akan terjadi pembludakan. Jadi namanya tim insidentil pembludakan Ramadan," jelas Irham.
Sementara Humas PD Parkir Makassar Raya , Asrul membeberkan, pihaknya tengah mendata titik-titik lokasi parkir insidentil tersebut. Untuk sementara, ada 20 lokasi yang tersebar di sejumlah kawasan strategis.
Lihat Juga :