Obok-obok Lapas Mojokerto, Petugas Temukan Senjata Tajam
Kamis, 08 April 2021 - 12:23 WIB
loading...
Petugas melakukan penggeledahan di sel tahanan warga binaan Lapas Klas IIB Mojokerto.Foto/SINDOnews/Tritus Julan.
A
A
A
MOJOKERTO - Petugas gabungan melakukan penggeledahan di Lapas Klas IIB Mojokerto. Pasca adanya upaya penyelundupan narkoba jenis sabu ke dalam Lapas beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, petugas juga melakukan tes urine kepada sejumlah warga binaan. Hasilnya tidak ada satupun yang terindikasi mengkonsumsi narkoba. Petugas justru menemukan beberapa senjata tajam dan ponsel yang disembunyikan di dalam sel tahanan.
Baca juga: Transaksi Layanan Keuangan Digital di Jawa Timur Meroket Selama Pandemi
Dari 12 kamar yang digeledah, petugas menemukan beragam benda berbaya. Meliputi, empat buah pisau rakitan dari sendok, paku, dan kawat yang ditajamkan. Dua buah rangka handphone jadul. Serta sejumlah gunting rambut, gunting kuku, korek api, sendok, alat cukur, ikat pinggang, hingga kartu remi.
Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto Dedy Cahyadi mengungkapkan, penggeledahan dan tes urine dilakukan bersama petugas gabungan dari unsur BNNK serta Satreskoba Polresta Mojokerto. Sedikitnya, ada 39 petugas lapas serta 55 narapidana yang disampling untuk menjalani tes urine dari total 869 orang warga binaan.
Tak hanya itu, petugas juga melakukan tes urine kepada sejumlah warga binaan. Hasilnya tidak ada satupun yang terindikasi mengkonsumsi narkoba. Petugas justru menemukan beberapa senjata tajam dan ponsel yang disembunyikan di dalam sel tahanan.
Baca juga: Transaksi Layanan Keuangan Digital di Jawa Timur Meroket Selama Pandemi
Dari 12 kamar yang digeledah, petugas menemukan beragam benda berbaya. Meliputi, empat buah pisau rakitan dari sendok, paku, dan kawat yang ditajamkan. Dua buah rangka handphone jadul. Serta sejumlah gunting rambut, gunting kuku, korek api, sendok, alat cukur, ikat pinggang, hingga kartu remi.
Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto Dedy Cahyadi mengungkapkan, penggeledahan dan tes urine dilakukan bersama petugas gabungan dari unsur BNNK serta Satreskoba Polresta Mojokerto. Sedikitnya, ada 39 petugas lapas serta 55 narapidana yang disampling untuk menjalani tes urine dari total 869 orang warga binaan.
Lihat Juga :