Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Peredaran Narkoba di Madura Mencemaskan, BNN dan Polda Jatim Gelar Operasi Besar-besaran

loading...
Peredaran Narkoba di Madura Mencemaskan, BNN dan Polda Jatim Gelar Operasi Besar-besaran
BNN dan Polda Jatim, bersiap gelar oiperasi besar-besaran di wilayah Pulau Madura. Foto/Ilustrasi
SURABAYA - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polda Jawa Timur (Jatim) berencana menggelar operasi bersama, guna memberantas peredaran narkoba yang marak di Pulau Madura . Sebab, pulau Garam tersebut diduga menjadi pintu masuk peredaran narkoba di Jatim.

Baca juga: Ada 2 Wanita Seksi Dalam Kasus Narkoba yang Melibatkan Pejabat Pemkot Malang Berinisial AH

Kerja sama tersebut juga dianggap penting karena beberapa waktu lalu, petugas BNNP Jatim dihalang-halangi saat hendak menangkap pengedar narkoba di Pulau Madura . "Kami akan melakukan operasi bersama dengan stakeholder yang lain untuk memberantas atau setidaknya mengeliminir peredaran narkoba di Pulau Madura ," kata Kepala BNN, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose di sela kunjungan ke Surabaya, Kamis (1/4/2021).



Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, karena telah membantu jajaran BNN. Baik dalam segi administrasi maupun dukungan dalam perang melawan narkoba . "Dalam pemberantasan narkoba, kita tidak hanya melakukan hard power tapi juga pencegahan dan pemberdayaan masyarakat. Terbukti dengan kegiatan yang kita lakukan dengan sejumlah stakeholder, seperti rehabilitasi," ujarnya.

Baca juga: Bandung Gempar, Densus 88 Geledah Rumah Kontrakan Habib Temukan Atribut FPI



Dia berharap dengan melakukan empowering atau pemberdayaan, baik BNNP Jatim maupun BNN Pusat dapat memunculkan sinergitas antara para penegak hukum. Termasuk seluruh stakeholder bersama masyarakat. "Kami turut mengapresiasi Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Idris Kadir yang telah membuat tim assessment terpadu untuk program rehabilitasi yang dapat menyelamatkan anak-anak bangsa," tandasnya.

Sebelumnya, pada Kamis (4/3/2021) petugas BNNP Jatim dihadang massa yang membawa celurit saat menangkap bandar sabu di Kabupaten Sampang. Peristiwa ini bermula saat BNNP Jatim melakukan pemetaan di Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Saat itu petugas berpapasan dengan seseorang yang diduga tersangka berinisial HS, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca juga: Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top