Remaja Putri di Tamalate Dicabuli Rekan Ayahnya Berulang Kali
Minggu, 28 Maret 2021 - 20:15 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Seorang pria berinisial IR, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian lantaran diduga melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap putri rekannya sendiri.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar , Kompol Supriady Idrus mengatakan, pria 57 tahun itu diamankan tim Penikam Polrestabes Makassar di Kecamatan Tamalate, Sabtu 27 Maret 2021 sekitar pukul 12.00 Wita.
Baca juga: Kupang Gempar, Seorang Ayah Bejat Tega Jadikan Anak Kandung Budak Seks Sejak Usia 5 Tahun
"Pelapor ayah korban sendiri. Jadi pelapor dan terlapor ini berteman. Masih diperiksa, penyidik akan berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk pemeriksaan visum. Belum tersangka," ungkap Supriady, Minggu (28/3).
Dia menjelaskan IR diduga mencabuli NI (14), putri rekannya sendiri. Peristiwa itu dialami korban di rumahnya. "Tempat kejadian sendiri, di rumah korban karena pelaku tinggal di rumah korban," ungkap Edhy sapaan akrabnya.
Baca juga: Masih di Bawah Umur, Remaja di Bangkulu Sudah Berani Ajak Pacar Begituan
Pelaku, disebutkan Edhy kerap memanfaatkan kondisi rumah yang sepi saat ayah korban keluar. Korban sendiri tidak bisa berbuat banyak saat pelaku berbuat amoral. Pengakuan pelaku, kejadian tidak hanya dilakukan sekali. "Sudah berulang kali," tegasnya.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar , Kompol Supriady Idrus mengatakan, pria 57 tahun itu diamankan tim Penikam Polrestabes Makassar di Kecamatan Tamalate, Sabtu 27 Maret 2021 sekitar pukul 12.00 Wita.
Baca juga: Kupang Gempar, Seorang Ayah Bejat Tega Jadikan Anak Kandung Budak Seks Sejak Usia 5 Tahun
"Pelapor ayah korban sendiri. Jadi pelapor dan terlapor ini berteman. Masih diperiksa, penyidik akan berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk pemeriksaan visum. Belum tersangka," ungkap Supriady, Minggu (28/3).
Dia menjelaskan IR diduga mencabuli NI (14), putri rekannya sendiri. Peristiwa itu dialami korban di rumahnya. "Tempat kejadian sendiri, di rumah korban karena pelaku tinggal di rumah korban," ungkap Edhy sapaan akrabnya.
Baca juga: Masih di Bawah Umur, Remaja di Bangkulu Sudah Berani Ajak Pacar Begituan
Pelaku, disebutkan Edhy kerap memanfaatkan kondisi rumah yang sepi saat ayah korban keluar. Korban sendiri tidak bisa berbuat banyak saat pelaku berbuat amoral. Pengakuan pelaku, kejadian tidak hanya dilakukan sekali. "Sudah berulang kali," tegasnya.
Lihat Juga :