Gempar Mutasi COVID-19, Pakar Epidemiologi Unair: Sekuensing Jadi Kunci
Jum'at, 19 Maret 2021 - 09:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Misteri Macan Putih di Candi Mleri dan Silangsengkarut Anak Turunan Ken Arok
Wakil Dekan II Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga itu menambahkan, untuk Indonesia sendiri penemuan kasus Strain B117 lebih banyak dikarenakan adanya penelitian laboratorium, di mana pada sampel darah pasien dilakukan sequencing atau pengurutan utas RNA-nya, dan hal tersebut bukan merupakan pemeriksaan rutin. "Dalam sekuensing, RNA virus di baca semua (whole genome), tidak hanya sekedar mendeteksi positif atau negatif saja," jelasnya.
Baginya, sekuensing menjadi salah satu cara tepat untuk mendeteksi adanya penularan Strain B117 di Indonesia. Hanya saja, dalam upaya testing yang lebih masif tidak semua sampel pasien di Indonesia bisa dilakukan sequencing dan sequencing sendiri membutuhkan biaya yang besar.
Baca juga: 3 Kali Isi Pertalite, Secara Misterius Angkot Terbakar dan Jalan Sendiri di SPBU Buring
Ato menuturkan infeksi dari suatu mutasi virus bisa dicegah oleh vaksin yang ada atau tidak tergantung letak dan bentuk mutasinya. Karena pada prinsipnya, mutasi virus tersebut berpengaruh terhadap penyusunan RNA dalam yang nantinya diharapkan akan bisa dikenali oleh antibodi dalam tubuh yang dihasilkan dari vaksinasi tersebut.
Wakil Dekan II Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga itu menambahkan, untuk Indonesia sendiri penemuan kasus Strain B117 lebih banyak dikarenakan adanya penelitian laboratorium, di mana pada sampel darah pasien dilakukan sequencing atau pengurutan utas RNA-nya, dan hal tersebut bukan merupakan pemeriksaan rutin. "Dalam sekuensing, RNA virus di baca semua (whole genome), tidak hanya sekedar mendeteksi positif atau negatif saja," jelasnya.
Baginya, sekuensing menjadi salah satu cara tepat untuk mendeteksi adanya penularan Strain B117 di Indonesia. Hanya saja, dalam upaya testing yang lebih masif tidak semua sampel pasien di Indonesia bisa dilakukan sequencing dan sequencing sendiri membutuhkan biaya yang besar.
Baca juga: 3 Kali Isi Pertalite, Secara Misterius Angkot Terbakar dan Jalan Sendiri di SPBU Buring
Ato menuturkan infeksi dari suatu mutasi virus bisa dicegah oleh vaksin yang ada atau tidak tergantung letak dan bentuk mutasinya. Karena pada prinsipnya, mutasi virus tersebut berpengaruh terhadap penyusunan RNA dalam yang nantinya diharapkan akan bisa dikenali oleh antibodi dalam tubuh yang dihasilkan dari vaksinasi tersebut.
Lihat Juga :