20 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Luwu Utara Dilindungi Asuransi
Kamis, 11 Maret 2021 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, kata dia, asuransi pertanian ini sudah menjadi kebutuhan petani, bukan lagi hanya sekadar keinginan pemerintah saja. “Bukan hanya usahanya yang kita lindungi, tapi juga memberikan perlindungan kepada petaninya, karena kelompok terbesar itu sebenarnya adalah kelompok tani,” jelas dia.
Baca Juga: Pemkab Lutra Gandeng Jasindo Lindungi Petani dari Risiko Gagal Panen
Tidak hanya itu, Indah juga mengaku jika ada daerah lain yang belum bisa menyerap alokasi AUTP , maka Luwu Utara akan mengambil peluang tersebut dengan menyerapnya demi memenuhi perlindungan terhadap lahan pertanian di Luwu Utara di tengah kondisi pandemi COVID-19 dan ancaman bencana alam lainnya.
Sehingga petani tak perlu lagi khawatir dengan kondisi-kondisi minor yang ada saat ini. “Kalau daerah lain tidak bisa menyerap, Luwu Utara siap menyerapnya,” imbuh Bupati perempuan pertama di Sulsel ini.
Ia berharap, seluruh masyarakat Luwu Utara lainnya yang belum mendapatkan perlindungan, sedapat mungkin bisa dicover dalam asuransi tersebut. “Rencananya, seluruh masyarakat yang belum mendapat perlindungan akan kita cover di luar yang telah mendapatkan perlindungan, karena tidak membutuhkan anggaran terlalu besar untuk menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat," jelasnya.
Baca Juga: Pemkab Lutra Gandeng Jasindo Lindungi Petani dari Risiko Gagal Panen
Tidak hanya itu, Indah juga mengaku jika ada daerah lain yang belum bisa menyerap alokasi AUTP , maka Luwu Utara akan mengambil peluang tersebut dengan menyerapnya demi memenuhi perlindungan terhadap lahan pertanian di Luwu Utara di tengah kondisi pandemi COVID-19 dan ancaman bencana alam lainnya.
Sehingga petani tak perlu lagi khawatir dengan kondisi-kondisi minor yang ada saat ini. “Kalau daerah lain tidak bisa menyerap, Luwu Utara siap menyerapnya,” imbuh Bupati perempuan pertama di Sulsel ini.
Ia berharap, seluruh masyarakat Luwu Utara lainnya yang belum mendapatkan perlindungan, sedapat mungkin bisa dicover dalam asuransi tersebut. “Rencananya, seluruh masyarakat yang belum mendapat perlindungan akan kita cover di luar yang telah mendapatkan perlindungan, karena tidak membutuhkan anggaran terlalu besar untuk menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat," jelasnya.
Lihat Juga :