Tak Penuhi Unsur Pidana, Polisi Lepas Bule Instruktur Kelas Orgasme di Bali

loading...
Tak Penuhi Unsur Pidana, Polisi Lepas Bule Instruktur Kelas Orgasme di Bali
Andrew Irvin Barnes, WNA yang membuat gaduh dengan rencana menggelar "kelas orgasme" di Ubud, Bali, akhirnya ditangkap polisi, Jumat (5/3/2021) malam. Foto/SINDOnews/Miftahul Chusna
DENPASAR - Andrew Irvine Barnes (50), bule yang bikin gaduh dengan rencana "kelas orgasme" di Bali akhirnya dilepas setelah sempat diamankan kepolisian. Polisi belum menemukan unsur pelanggaran pidana dalam kasus ini.

"Sampai terakhir pemeriksaan, kami belum mendapatkan unsur pidananya," kata Kapolres Gianyar AKBP Dewa Made Adnyana, Sabtu (6/3/2021).

Andrew diamankan polisi dan petugas imigrasi di sebuah vila di Ubud, Kamis (5/3/2021) petang. Warga Australia itu sempat digelandang ke kantor polisi untuk diinterogasi.

Baca juga: Bule Instruktur Kelas Orgasme Juga Terancam Tindakan Pidana Keimigrasian

Dewa menjelaskan, Andrew diperiksa bersama temannya warga Kanada, Xia Li, yang merupakan admin kegiatan itu. Kepada polisi, mereka mengakui rencana menggelar pelatihan yoga dengan tujuan terapi seksualitas.



Namun rencana itu dibatalkan setelah muncul banyak kecaman dan respon kurang baik dari berbagai postingan di media sosial.
Keduanya juga mengaku baru pertama kali akan menggelar kegiatan itu.

Polisi juga telah meminta keterangan pihak hotel yang rencananya akan menjadi tempat kegiatan. "Pihak hotel mengatakan sudah dibatalkan oleh yang mem-booking. Jadi baru booking dan pihak hotel belum menyiapkan apapun," ujar Dewa.

Baca juga: Kader Demokrat KBB Ditawari DP Rp20 Juta untuk Ikut KLB di Deli Serdang

Untuk mengantisipasi peristiwa serupa terulang, dia mengatakan perlu koordinasi dengan pihak terkait agar ada semacam edukasi kepada pelaku pariwisata dan warga asing. "Bahwa setiap kegiatan tidak boleh melanggar norma dan aturan perundang-undangan. Apalagi dlm situasi pandemi tidak boleh melanggar prokes," kata Dewa.

Seperti diberitakan, warga Bali dikejutkan oleh rencana digelarnya "kelas orgasme". Dalam event bertajuk "Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat" itu, setiap peserta dikenakan tarif USD600 atau setara Rp7 juta.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top