Belum Diganti Rugi KCIC, Nasib 6 Rumah di Bandung Terkatung-katung
Rabu, 03 Maret 2021 - 09:40 WIB
loading...
Enam rumah warga di Batununggal Mulia IX, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, hingga kini belum jelas nasibnya. Foto/Arif Budianto
A
A
A
BANDUNG - Nasib enam rumah milik warga di Batununggal Mulia IX, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung , hingga kini belum jelas nasibnya.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) diminta segera menuntaskan proses ganti rugi. "Kami meminta PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) segera menyelesaikan pembebasan lahan," kata Eki Alghazali, salah seorang pemilik rumah di kawasan tersebut.
Menurut dia, KCIC sudah menjanjikan pembebasan lahan untuk proyek kereta cepat yang sudah disosialisasikan empat tahun silam. Bahkan, enam rumah warga sudah ditandai dengan diberi nomor oleh KCIC.
Menurutnya surveyor KCIC sudah masuk ke dalam rumah untuk melihat aset guna menghitung ganti untung.
"Sampai saat ini realisasinya belum dilakukan. Baru 12 rumah tahap pertama, kemudian dua kali empat unit rumah dan terakhir kavling. Intinya warga minta diselesaikan terlebih dahulu persoalan itu, baru diteruskan," kata Eki.
Pihaknya meminta kepada KCIC agar segera melunasi ganti untung rumah warga karena melihat dari proses berjalannya pembangunan kereta cepat ini sering bersinggungan dengan warga.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) diminta segera menuntaskan proses ganti rugi. "Kami meminta PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) segera menyelesaikan pembebasan lahan," kata Eki Alghazali, salah seorang pemilik rumah di kawasan tersebut.
Menurut dia, KCIC sudah menjanjikan pembebasan lahan untuk proyek kereta cepat yang sudah disosialisasikan empat tahun silam. Bahkan, enam rumah warga sudah ditandai dengan diberi nomor oleh KCIC.
Menurutnya surveyor KCIC sudah masuk ke dalam rumah untuk melihat aset guna menghitung ganti untung.
"Sampai saat ini realisasinya belum dilakukan. Baru 12 rumah tahap pertama, kemudian dua kali empat unit rumah dan terakhir kavling. Intinya warga minta diselesaikan terlebih dahulu persoalan itu, baru diteruskan," kata Eki.
Pihaknya meminta kepada KCIC agar segera melunasi ganti untung rumah warga karena melihat dari proses berjalannya pembangunan kereta cepat ini sering bersinggungan dengan warga.
Lihat Juga :