Dewan Seruyan Minta Tim Satgas Perjuangkan Penambahan Kuota Vaksin

loading...
Dewan Seruyan Minta Tim Satgas Perjuangkan Penambahan Kuota Vaksin
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo (tengah) ditemani istri saat menjalani proses vaksinasi kedua di RSUD Kuala Pembuang, akhir pekan lalu. Foto/Sigit
KUALA PEMBUANG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Zuli Eko Prasetyo meminta kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Seruyan agar bisa melakukan upaya penambahan jumlah atau kuota vaksin.

“Saat ini kan tahapan vaksinasi sudah berlangsung dan sudah ada prioritas atau pencanangan vaksinasi bagi masyarakat, sekarang ini yang jadi tantangan adalah bagaimana caranya kuota vaksin ini nantinya mencukupi secara merata untuk seluruh masyarakat di Bumi Gawi Hatantiring,” katanya, Senin (1/3).

Menurutnya, upaya menambah jumlah vaksin merupakan langkah dan tantangan bagi Tim Satgas selanjutnya mengingat saat ini proses atau tahapan vaksinasi COVID-19 sedang berlangsung dengan kuota terbatas.

Disamping itu, dirinya menilai jika semua lapisan atau elemen masyarakat di Kabupaten Seruyan masuk dalam kategori prioritas untuk mendapatkan vaksinasi, kecuali mereka tidak memenuhi syarat secara medis untuk divaksin.

Baca juga: Timbulkan Kerumunan, Lomba Kicau Burung di Wajo Dibubarkan Polisi



Eko menambahkan, dirinya beberapa waktu lalu telah menyelesaikan semua proses atau tahapan vaksinasi yang ditandai dengan penerimaan vaksin kedua di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Pembuang.

Ia menjelaskan, meskip rasa takut akan jarum suntik selalu ada namun dirinya tetap menyelesaikan seluruh proses vaksinasi tersebut karena hal itu sudah merupakan komitmen untuk menyelesaikan permasalahan pandemi COVID-19

Baca juga: Wali Kota Bukittinggi Erman Safar Wajibkan ASN Muslim Salat Subuh Berjamaah hingga 2024

"Karena itu sudah jadi komitmen saya dari awal dan saya rasa tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk ragu, makanya kedepan yang jadi tantangan ini adalah bagaimana caranya supaya kuota vaksin tersebut bisa terpenuhi," pungkasnya.
(boy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top