Alamak! Penjualan Sex Toy Laris Manis saat Lockdown di Kolombia

Jum'at, 17 April 2020 - 20:35 WIB
loading...
Alamak! Penjualan Sex...
Adriana Marin membersihkan produk-produk di tokonya di Bogota, Kolombia. Foto/REUTERS/Luisa Gon
A A A
BOGOTA - Gerson Monje memegang smart phone-nya untuk dengan bangga menunjukkan toko onlinenya yang menjual sex toy.

Tulisan berwarna merah “sold out!” tampak dipasang di hampir setengah produk-produk yang dia jual.

Saat sebagian besar bisnis di Kolombia menderita akibat lockdown lima pekan untuk mencegah penyebaran virus corona, satu industri online mengalami ledakan penjualan di negara yang konservatif itu.

Produk itu adalah sex toy yang kini semakin sulit dibeli secara online di berbagai toko yang menjualnya.

“Penjualan mulai meningkat pada hari keempat pemberlakuan karantina. Kami mengalami kenaikan 50%,” ungkap Monje yang masih memiliki produk-produk untuk dikirim ke konsumen selama lockdown nasional. (BACA JUGA: Bayi Termuda di Dunia Berumur 29 Hari Meninggal karena COVID-19)

“Orang di rumah dan memiliki lebih banyak waktu untuk dilakukan. Mereka dengan pasangannya atau sendiri dan perlu kegembiraan pada aktivitas harian mereka saat sedang intim,” tutur Monje.

Reuters telah mewawancarai pemilik enam toko online sex toy di Kolombia. Semua mengaku mengalami peningkatan penjualan sejak penerapan lockdown.

Warga Kolombia harus tetap di rumah hingga 27 April, kecuali untuk membeli makanan, obat-obatan dan datang ke bank.

Psikolog Dr Caroline Guzman menyatakan sex toy dapat membantu orang tetap bersemangat selama isolasi panjang dan mungkin mengurangi keinginan itu.

“Kolombia memiliki konsep sangat konservatif tentang seksualitas dan pembahasan tentang itu. Ini waktu yang bagus bagi orang untuk membuat mereka menjawab keingintahuannya dan memahami bahwa membeli dan menggunakan produk-produk itu adalah hal yang besar,” ujar Guzman.

Negara-negara lain juga mengalami fenomena sama. Penjualan sex toy di Denmark naik lebih dari dua kali lipat.

Adapun jaringan lingerie Inggris, Ann Summers menyatakan penjualan sex toy naik 27% pada pekan terakhir Maret. (BACA JUGA: Anak-anak Muda di Thailand Dukung Hong Kong dan Taiwan Merdeka, China Marah)

Di dalam toko Sex Sense di Bogota, Manajer Adriana Marin menyemprot kotak-kotak produk dengan disinfektan. Penjualan di tokonya naik meski bagian depan tokonya ditutup.

Tak hanya itu, terjadi persaingan ketat di wilayah itu. Ada sekitar 30 toko sex toy di daerah tersebut.

Di Bali Sex Store di Medellin, penjualan naik 140%. “Produk-produk dengan aplikasi smartphone yang memungkinkan pasangan yang di lokasi berbeda dapat mengontrol alat untuk pasangannya menjadi produk yang laris,” kata Katty Gonzalez, direktur marketing toko itu.

“Sebelumnya orang tidak memiliki waktu karena sangat banyak hal terjadi di kehidupan mereka setiap hari dan saya piker karena apa yang terjadi saat ini, mereka berpeluang mengeksplorasi berbagai hal yang berbeda,” kata dia.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan! 56 Persen...
Mengejutkan! 56 Persen Remaja Bawah Umur di Kota Bandung Pernah Lakukan Hubungan Intim
Kalap karena Istri dan...
Kalap karena Istri dan Korban sering Ngobrol Seks, Suami Bunuh PIL di Bali
Gadis Minahasa Jual...
Gadis Minahasa Jual Diri Lewat MiChat, Pemakai Jasa Dilayani di Hotel
Miris, Perdagangan Anak...
Miris, Perdagangan Anak untuk Seks di Jambi Libatkan Mucikari Berumur 15 Tahun
TKW Karawang di Abu...
TKW Karawang di Abu Dhabi Diduga Dijual Majikan untuk Layani Seks Pria Hidung Belang
Awal Tahun 2022, Sumsel...
Awal Tahun 2022, Sumsel Diprediksi Bebas COVID-19
Ilmuwan Ingin Mempelajari...
Ilmuwan Ingin Mempelajari Proses Seksual di Luar Angkasa
Korea Selatan Tangkap...
Korea Selatan Tangkap 3.000 Penjahat Seks Online, Separuhnya Remaja Berusia Belasan Tahun
Pacar AI Elon Musk Hadapi...
Pacar AI Elon Musk Hadapi Reaksi Keras karena Terlalu Genit
Rekomendasi
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved