Sadis Bunuh Dalang Ki Anom Sekeluarga, Seniman Karawitan Ini Keranjingan Judi Online
Rabu, 17 Februari 2021 - 09:51 WIB
loading...
Tersangka pembunuhan, Sumani (44) saat menjalani perawatan di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Foto/iNews/Musyafa Musa
A
A
A
REMBANG - Fakta-fakta pembunuhan sadis terhadap dalang wayang kulit, Ki Anom Subekti sekeluarga, mulai terkuak. Sumani (44) tersangka pembunuhan sadis tersebut, ternyata seniman karawitan yang terlilit banyak utang dan keranjingan judi online .
Baca juga: Usai Bunuh Dalang Ki Anom Sekeluarga Secara Sadis, Sumani Buang Barang Bukti ke Sungai
Penasehat hukum tersangka, Darmawan Budiharto mengungkap pengakuan tersangka saat diperiksa polisi. Di mana tersangka tega menghabisi nyawa korban , lalu mengambil barang-barang berharga milik korban. Menurut tersangka, uang yang dibawa kabur sebesar Rp7 juta dan sejumlah perhiasan.
Tersangka mengaku kepepet karena terbelit utang . Utangnya menumpuk, gara-gara senang main judi online. Apalagi di tengah situasi pandemi COVID-19, profesinya sebagai seniman karawitan lebih banyak menganggur . "Jadi yang disampaikan tersangka waktu pemeriksaan karena faktor ekonomi, banyak utang, hobi judi online . Utang sedikit-sedikit, akhirnya banyak," imbuhnya.
Baca juga: Niat Pesta Sabu dan Pesta Seks di Hotel, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi
Kala tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di Padepokan Seni Ongko Joyo Turusgede gempar, tersangka mentransfer uang hasil kejahatan ke nomor rekening pribadinya. Setelah itu, diteruskan ke salah satu rekening seorang wanita, untuk membayar utang onderdil.
Baca juga: Usai Bunuh Dalang Ki Anom Sekeluarga Secara Sadis, Sumani Buang Barang Bukti ke Sungai
Penasehat hukum tersangka, Darmawan Budiharto mengungkap pengakuan tersangka saat diperiksa polisi. Di mana tersangka tega menghabisi nyawa korban , lalu mengambil barang-barang berharga milik korban. Menurut tersangka, uang yang dibawa kabur sebesar Rp7 juta dan sejumlah perhiasan.
Tersangka mengaku kepepet karena terbelit utang . Utangnya menumpuk, gara-gara senang main judi online. Apalagi di tengah situasi pandemi COVID-19, profesinya sebagai seniman karawitan lebih banyak menganggur . "Jadi yang disampaikan tersangka waktu pemeriksaan karena faktor ekonomi, banyak utang, hobi judi online . Utang sedikit-sedikit, akhirnya banyak," imbuhnya.
Baca juga: Niat Pesta Sabu dan Pesta Seks di Hotel, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi
Kala tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di Padepokan Seni Ongko Joyo Turusgede gempar, tersangka mentransfer uang hasil kejahatan ke nomor rekening pribadinya. Setelah itu, diteruskan ke salah satu rekening seorang wanita, untuk membayar utang onderdil.
Lihat Juga :