Relokasi Belum Aman, Warga Terdampak Tanah Bergerak di Purwakarta Masih Tertahan

Rabu, 17 Februari 2021 - 03:55 WIB
loading...
Relokasi Belum Aman,...
Kondisi tanah di Kampung Cirangkong, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta masih bergerak.Foto SINDOnews
A A A
PURWAKARTA - Relokasi 86 KK terdampak bencana tanah bergerak di Kampung Cirangkong, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, masih tertahan. Pasalnya, tempat baru yang sudah disiapkan harus dipastikan secara akurat apakah potensial bergerak atau pun tidak.

Badan Geologi pun dilibatkan dalam pengkajian mengenai kontur tanah relokasi seluas 5 hektare milik Perhutani dengan jarak sekitar 3 km dari permukiman. Jika tanahnya berkontur sama dengan di Kampung Cirangkong maka bahaya akan tetap mengancam bagi 86 KK ini. Baca juga: Terpilih Jadi Ketua PAN, Wabup Purwakarta Aming Siapkan Surat Mundur dari Demokrat

Camat Tegalwaru, Purwakarta , Beny Primiadi mengatakan, relokasi warga masih menunggu hasil kajian dari Badan Geologi. Setelah dikaji dan kesimpulannya ternyata lahan relokasi aman menjadi permukiman, baru dilakukan pembicaraan antara Pemkab Purwakarta dengan Perhutani.

"Sementara ini warga masih menempati posko pengungsian sembari menunggu hasil kajian. Kalau hasil kajiannya ternyata tanahnya potensial bergerak ya tidak mungkin direlokasi ke tempat itu," kata Beny kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (16/2/2021).

Dia menyebutkan, warga terdampak terdapat di Blok To'o RT 05/06; Blok Udung RT 14/06; Blok Arod RT 15/06; Blok Nana RT 15/6; dan Blok Ukek RT15/6. Akibat tanah bergerak sebuah majlis taklim, masjid, Pos Kamling Posyandu dan Musala rusak berat. Baca juga: Purwakarta Gempar, Tanah Bergerak Lagi Rusak Rumah dan Jalan

Penanganan pasca bencana, kata dia, paling utama adalah kebutuhan pokok. Sejauh ini kebutuhan pokok warga terdampak sudah terpenuhi dengan banyaknya bantuan sembako yang datang. Begitu pula tenda posko pengungsian ada tambahan bantuan dari Kemnterian Sosial. Kondisi terakhir di permukiman, tanah masih terus bergerak meski dengan kecepatan lambat. Sehingga permukiman masih sangat berbahaya untuk dihuni.

Diketahui, tanah bergerak terjadi di Kampung Cirangkong pada Minggu (7/2/2021). Ketika itu tanah bergerak dengan cepat hingga menimbulkan retakan cukup besar di permukiman. Tidak hanya rumah yang rusak, tapi juga jalan desa sempat terputus.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Rekomendasi
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved