Semarang Gempar, Pembunuhan Wanita Muda Dalam Lemari Hotel Didalangi Suami Siri

Jum'at, 12 Februari 2021 - 16:22 WIB
loading...
Semarang Gempar, Pembunuhan Wanita Muda Dalam Lemari Hotel Didalangi Suami Siri
Tersangka Okta Apriyanto (32) digelandang polisi karena membunuh istri sirinya, Meliyanti dan mayatnya disembunyikan di lemari hotel. Foto/iNews TV/Kristadi
A A A
SEMARANG - Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan Meliyanti (24) warga Subang, Jabar yang mayatnya disimpan di lemari Hotel Royal Phoenix di Kota Semarang , Jateng. Tersangka Okta Apriyanto (32) ditangkap di persembunyiannya di Wonosobo, Kamis (11/2/2021) malam.

Baca juga: Dibunuh Teman Kencan, Wanita Muda Ditemukan Tewas di Dalam Lemari Hotel

Pelaku ditangkap Tim Resmob Polrestabes Semarang dibantu Subdit Jatanras Polda Jateng dalam waktu 6 jam setelah kejadian terungkap. Okta Apriyanto dibekuk tanpa perlawanan di Desa Tosari, Wonosobo. Setelah dilakukan pemeriksaan/ pelaku dibawa ke Polrestabes Semarang untuk penyidikan.

Baca juga: Usai Pesta Miras selama 13 Jam, Aris Bunuh dan Perkosa Pedagang Sayur

Dari pemeriksaan, pelaku mengaku kesal dengan korban Meliyanti yang tidak lain adalah isteri sirinya. Hal itu karena korban cemburu melihat dirinya jalan dengan wanita lain. Hingga akhirnya timbul pertengkaran.

Pelaku yang tidak tahan dengan perkataan korban akhirnya emosi dan gelap mata. Meliyanti dicekik dan kepalanya dibenturkan ke lantai hingga tewas. Tersangka menyembunyikan mayat korban di dalam lemari kamar hotel dan selanjutnya melarikan diri ke Wonosobo.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Achmad Luthfi mengungkapkan, penangkapan tersangka berdasarkan penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polrestabes Semarang. “Sehingga berhasil memperoleh informasi petunjuk serta bukti-bukti yang mengarah ke keberadaan tersangka,” katanya, Jumat (12/2/2021).

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka mendekam di tahanan Polrestabes Semarang. Tersangka dijerat dengan pasal 338 dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2351 seconds (10.177#12.26)