Naik Mobil Mewah, Taufik Hidayat Ditangkap Saat Bawa Sabu 25 Kg
Kamis, 11 Februari 2021 - 12:53 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bule Inggris yang Bunuh Polisi Bali Bebas, Kenakan Celana Pendek Keluar Lapas Kerobokan
Usai dilakukan penggeledahan, selanjutnya tersangka Opik langsung dibawa ke Mapolda Sumatera Selatan, untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan . "Dari pemeriksaan, diketahui jika tersangka membawa barang haram tersebut dari Provinsi Aceh menuju Kabupaten Lubuk Linggau," ucapnya.
Menurutnya, keberhasilan Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan, dalam mengungkap dan mengagalkan peredaran narkoba tersebut berkat upaya pihaknya dalam melakukan penyelidikan dan pemantauan. "Beberapa minggu lalu kita mendapatkan informasi akan adanya pengiriman narkoba. Dari situ kita terus melakukan pemantauan dan didapatilah tersangka ini," jelasnya.
Baca juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Penyelundupan Motor dan Mobil Curian ke Luar Negeri
Sementara itu, tersangka Taufik Hidayat alias Opik warga Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI mengatakan, bahwa dirinya baru pertama kali menjadi kurir narkoba tersebut, dan dijanjikan upah sebesar Rp15 juta. "Baru pertama kali ini saya pak. Selama ini saya bekerja sebagai penyadap karet," ujarnya.
Usai dilakukan penggeledahan, selanjutnya tersangka Opik langsung dibawa ke Mapolda Sumatera Selatan, untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan . "Dari pemeriksaan, diketahui jika tersangka membawa barang haram tersebut dari Provinsi Aceh menuju Kabupaten Lubuk Linggau," ucapnya.
Menurutnya, keberhasilan Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan, dalam mengungkap dan mengagalkan peredaran narkoba tersebut berkat upaya pihaknya dalam melakukan penyelidikan dan pemantauan. "Beberapa minggu lalu kita mendapatkan informasi akan adanya pengiriman narkoba. Dari situ kita terus melakukan pemantauan dan didapatilah tersangka ini," jelasnya.
Baca juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Penyelundupan Motor dan Mobil Curian ke Luar Negeri
Sementara itu, tersangka Taufik Hidayat alias Opik warga Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI mengatakan, bahwa dirinya baru pertama kali menjadi kurir narkoba tersebut, dan dijanjikan upah sebesar Rp15 juta. "Baru pertama kali ini saya pak. Selama ini saya bekerja sebagai penyadap karet," ujarnya.
(eyt)
Lihat Juga :