16.232 Hektare Hutan di Kabupaten Gowa Beralih Fungsi

Rabu, 10 Februari 2021 - 17:06 WIB
loading...
16.232 Hektare Hutan...
Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan melakukan pertemuan dengan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VII Makassar. Foto: SINDOnews/Herni Amir
A A A
GOWA - Kawasan hutan seluas 16.232 hektare (ha) di Kabupaten Gowa beralih fungsi. Hutan sepanjang 800 kilometer (km) itu, tersebar di sembilan kecamatan.

Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VII Makassar, Hariani Samal mengatakan, 16.232 hektare tersebut beralih fungsi dari kawasan hutan konsevasi ke areal penggunaan lain (APL) 1.303 Ha, dari hutan lindung ke APL 725 Ha, dari hutan produksi terbatas ke APL 5.774 Ha, dan hutan produksi tetap ke APL 8.144 Ha.

Baca juga: Fakultas Teknik Unhas Bidik Kerjasama Dengan Pemkab Gowa

"Jadi semua itu kawasan hutan yang mengalami perubahan peruntukan dan akan kita tata batas dalam bentuk batas luar," bebernya di Baruga Karaeng Pattingalloang, kantor Bupati Gowa , Rabu (10/2/2021).

Meski demikian, khusus di tahun 2021, akan dilakukan tata batas pada kawasan hutan yang mengalami beralih fungsi sepanjang 151,23 Km.

Penentuan tata batas tersebut tersebar di lima kecamatan, yakni Tinggimoncong, Parigi, Tombolopao, Bontolempangan dan Tompobulu.

"Khusus tahun 2021 ini Gowa mendapat jatah 151,23 Km di lima kecamatan, sisanya akan dilakukan secara bertahap di tahun selanjutnya. Kawasan hutan yang mengalami perubahan peruntukan dan akan kita tata batas dalam bentuk batas luar," jelasnya.

Terkait tahapan dalam melakukan tata batas di tahun ini, pihaknya menyebut ada tiga tahapan besar sesuai dengan SK 362 tahun 2019 dan ditargetkan akan rampung Juli mendatang.

Baca juga: 5 Hari Operasi Yustisi, Denda Pelanggar di Gowa Capai Rp15 Juta

Tahap pertama pembahasan trayek batas yang dilakukan hari ini yang ditandai dengan penandatanganan berita acara, kedua pemancangan batas sementara yang akan dilakukan minggu kedua April, dan pengukuran dan pemasangan tata batas.

"Insyaallah jika ini berjalan lancar tata batas yang kita lakukan ditargetkan bisa selesai bulan Juli nanti," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyambut baik langkah BPKH dan Dinas Kehutanan Sulsel ini. Menurutnya hal tersebut sangat penting untuk menentukan mana yang menjadi hutan lindung dan mana yang bisa dikelola.

"Ini sangat penting dilakukan karena ketika jelas mana yang masuk kawasan hutan , mana yang bisa dikelola maka kita bisa saling menjaga dan mengisi program penanaman di hutan yang gundul," katanya.

Baca juga: Pembangunan Bendungan Jenelata, Tim Appraisal Diharap Transparan

Adnan mengaku, dirinya bersama Forkopimda Gowa akan mendampingi penuh tim yang melakukan tata batas, dan akan menjadi komitmen bersama demi menjaga hutan lindung di wilayah Kabupaten Gowa .

"Kami berharap ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan yang ada," harap orang nomor satu di Gowa itu.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
Jaga Kelestarian Hutan...
Jaga Kelestarian Hutan dan Sumber Air, Rehabilitasi DAS di Lore Selatan Digencarkan
Pemprov Jambi dan APHI...
Pemprov Jambi dan APHI Kolaborasi Pencegahan Karhutla-Pengembangan Multiusaha Kehutanan
Kolaborasi Multipihak...
Kolaborasi Multipihak Kunci Percepatan Indonesia's FOLU Net Sink 2030 di Kalbar
Tingkatkan Produktifitas,...
Tingkatkan Produktifitas, APHI Dorong Pengembangan MUK Berbasis Lanskap di Babel
APHI dan Fakultas Pertanian...
APHI dan Fakultas Pertanian Unila Kolaborasi Pengembangan Multiusaha Kehutanan
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Rekomendasi
Imparsial Minta Polisi...
Imparsial Minta Polisi dan Komnas HAM Ikut Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Bisnis Indonesia Awards...
Bisnis Indonesia Awards Harapkan Pemenang Kategori Bisa Hadapi Tantangan di Tengah Situasi Dinamis
Hong Kong Hadirkan Festival...
Hong Kong Hadirkan Festival Pixar hingga Duel Klub Eropa Musim Panas
Berita Terkini
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
Jalankan Putusan Menag,...
Jalankan Putusan Menag, UIN Jakarta Resmi Integrasikan SMA/SMK Triguna Hari Ini
Koops TNI Habema Evakuasi...
Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
Oknum Polisi di Jateng...
Oknum Polisi di Jateng Siksa Perempuan, Korban Disiram Air Keras hingga Dicekoki Narkoba
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved