Event Motor Trail Rusak Hutan Ranca Upas, Penyelenggara Bakal Diberi Sanksi
Sabtu, 11 Maret 2023 - 13:27 WIB
loading...
Ketua Pengprov IMI Jabar, Daniel Mutaqien bakal memberikan sanksi bagi penyelenggara event motor trail menyusul rusaknya kawasan hutan Ranca Upas, Kabupaten Bandung. Foto SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Kawasan hutan Ranca Upas rusak usai event motor trail. Terkait rusaknya hutan tersebut Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Jawa Barat bakal memberikan sanksi kepa pihak penyelenggara.
Ketua Pengprov IMI Jabar, Daniel Mutaqien mengaku, berempati dan meminta maaf atas tidak kondusifnya event bertajuk Camping Adventure Explore (Gas Duduluran Silaturahmi Mapag Munggahan) yang digelar di Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung, pada 5 Maret 2023 lalu itu. Baca juga: Pemprov Sulteng akan Bangun Pusat Olahraga di Kawasan Hutan Kota Palu
Daniel menyatakan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada pihak penyelenggara Camping Adventure Explore serta klub yang menaunginya atas kerusakan lingkungan yang terjadi di Kawasan Ranca Upas.
"Hal tersebut sangat melukai hati masyarakat umumnya dan warga Ranca Upas khususnya karena mengakibatkan rusaknya beberapa lahan perkebunan warga sekitar, baik kopi, ketela, bibit bunga rawa eddelweis, ataupun kebun-kebun lainnya," ucap Daniel dalam keterangan resminya, Sabtu (10/3/2023).
Daniel menyebut, IMI selaku wadah resmi bagi insan otomotif menilai kejadian ini bukanlah hal sepele. Menurutnya, hal ini akan menjadi tolok ukur untuk terus berkoreksi diri.
"Dengan harapan tentunya tidak terulang atau setidaknya kami berupaya untuk dapat meminimalisasi dengan cara penambahan pengaturan dan pengawasan yang lebih baik lagi," ungkapnya. Baca juga: Pulang Syuting Film, Ibu dan Anak Perempuan Tersesat di Hutan Panggang Gunungkidul
Ketua Pengprov IMI Jabar, Daniel Mutaqien mengaku, berempati dan meminta maaf atas tidak kondusifnya event bertajuk Camping Adventure Explore (Gas Duduluran Silaturahmi Mapag Munggahan) yang digelar di Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung, pada 5 Maret 2023 lalu itu. Baca juga: Pemprov Sulteng akan Bangun Pusat Olahraga di Kawasan Hutan Kota Palu
Daniel menyatakan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada pihak penyelenggara Camping Adventure Explore serta klub yang menaunginya atas kerusakan lingkungan yang terjadi di Kawasan Ranca Upas.
"Hal tersebut sangat melukai hati masyarakat umumnya dan warga Ranca Upas khususnya karena mengakibatkan rusaknya beberapa lahan perkebunan warga sekitar, baik kopi, ketela, bibit bunga rawa eddelweis, ataupun kebun-kebun lainnya," ucap Daniel dalam keterangan resminya, Sabtu (10/3/2023).
Daniel menyebut, IMI selaku wadah resmi bagi insan otomotif menilai kejadian ini bukanlah hal sepele. Menurutnya, hal ini akan menjadi tolok ukur untuk terus berkoreksi diri.
"Dengan harapan tentunya tidak terulang atau setidaknya kami berupaya untuk dapat meminimalisasi dengan cara penambahan pengaturan dan pengawasan yang lebih baik lagi," ungkapnya. Baca juga: Pulang Syuting Film, Ibu dan Anak Perempuan Tersesat di Hutan Panggang Gunungkidul
Lihat Juga :