Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Bocah 5 Tahun Penderita Kelainan Usus di Kota Baubau Ini Butuh Uluran Tangan

loading...
Bocah 5 Tahun Penderita Kelainan Usus di Kota Baubau Ini Butuh Uluran Tangan
Tampak Nur Aprilia, bocah penderita kelainan usus saat dipeluk oleh sang ibu. iNews TV/Eba
BAUBAU - Nur Aprilia bocah 5 tahun sekilas tampak seperti anak pada umumya. Meski demikian, dia tak bisa bermain dengan leluasa, dan selalu dalam pengawasan orang tuanya, karena sering mengalami sakit pada bagian perutnya.

Anak Pasangan Hasinu (32) dan Samnia (23) ini sejak lahir menderita kelainan usus. Akibat penyakit tersebut, Nur Aprilia tidak bisa melakukan buang air. Bocah ini harus rela menahan sakit setiap kali membuang air besar, karena bagian ususnya tidak berfungsi secara normal.

Dalam seminggu, bocah ini hanya buang air sebanyak dua kali. Bahkan seminggu sekali, itu pun hanya berupa cairan meskipun sudah dibantu obat. Saat ini perut bocah pun semakin membesar, dan kulit bocah semakin pucat, kerena kekurangan darah. Keterbatasan biaya membuat bocah ini belum juga dioperasi.

Mirisnya, kakak Nur Aprilia harus meninggal dunia karena penyakit yang sama dan tidak mendapatkan perawatan medis sama sekali. Ayah Nur Aprilia hanya bekerja sebagai kuli panggul di pasar. Sedangkan ibu bocah ini terpaksa harus pulang ke kampung halaman di Desa Siribatara, Kabupaten Buton untuk berkebun demi memenuhi kebutuhan sehari ini. Baca: Usai Ambil Gaji, Pensiunan Guru Wanita Ini Dijembret di Fly Over Depan Mapolda Sumsel.

Menurut istilah medis penyakit yang diderita oleh bocah ini yaitu hirschsprung atau kelainan usus besar. Kelainan yang terjadi ketika ada sel saraf di bagian usus besar yang menghilang. Kelainan ini bersifat bawaan sejak dalam kandungan, dan terjadi ketika bayi dilahirkan. "Untuk sembuh, penderita harus segera di operasi," ujar dokter Aminuddin Aumane SPa. Baca: Kereta Api Medis Darurat di Madiun Dioperasikan, 10 Pasien Jalani Perawatan.



Saat ini orang tua berharap anaknya bisa hidup normal seperti anak-anak pada umumnya. Tentunya orang tua sangat mengharapkan uluran tanggan dermawan untuk membantu pembiayaan Nur Aprilia, demi kesembuhan anak semata wayangnya.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top