HPN 2021: Media dan Semangat Nasionalisme di Tengah Pandemik
Selasa, 02 Februari 2021 - 12:28 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Buka Seminar PWI Jabar, Kang Emil Sebut Orang Indonesia Senang Rumpi
Setahun lalu, saat Hari Pers Nasional 2020 digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, diputuskan bahwa Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi tuan rumah HPN 2021 . Namun, karena badai pandemik itu datang dan belum juga reda, maka pusat perhelatan HPN 2021 diputuskan dialihkan ke Jakarta, dengan berlangsung secara virtual di seluruh Indonesia.
Keputusan mengalihkan sentra pelaksanaan HPN 2021 ke Ibu Kota Negeri juga diikuti dengan pemilihan tema yang dirasa sangat tepat sebagai spirit perlawanan terhadap massif-nya serangan virus Corona. Tema besar HPN 2021 kemudian ditetapkan menjadi: "Bangkit dari pandemik, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi , Pers sebagai Akselerator Perubahan".
Covid-19 sebagai "gamechanger" kehidupan sejak akhir 2019 membutuhkan peran media sebagai salah satu katalisator dan perubahan. Hampir 1 juta orang di Indonesia dan lebih dari 98 juta orang di dunia terpapar serangannya dengan korban jiwa global tak kurang dari 2,1 juta jiwa, menunjukkan betapa besar ancaman katastrofe ini.
Pemerintah sudah berjuang keras melalui berbagai strategi komunikasi, baik lewat Komite Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional , Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanganan Bencana, pemerintah daerah dan berbagai institusi lain. Namun, peran besar media, baik media massa konvensional seperti media cetak, radio dan televisi, media sosial dan layanan over the top, memiliki peran yang amat besar untuk memastikan pesan positif dari pemerintah sampai tepat ke tujuan.
Ibarat menyemai rumput hijau ke padang luas, itulah upaya pemerintah menyebarkan informasi positif ke padang belantara luas nan kering ini. Tanpa ada medium yang tepat seperti tanah yang baik, rumput itu tak akan dapat tumbuh subur sebagaimana yang diharapkan. Media massa adalah medium yang memupuk subur informasi positif nan tersemai itu, hingga berbuah baik menjadi perubahan perilaku publik di era pandemikini.
Baca juga: Media Bea Cukai, SCENES Raih Silver Winner di Ajang InMA 2020
Setahun lalu, saat Hari Pers Nasional 2020 digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, diputuskan bahwa Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi tuan rumah HPN 2021 . Namun, karena badai pandemik itu datang dan belum juga reda, maka pusat perhelatan HPN 2021 diputuskan dialihkan ke Jakarta, dengan berlangsung secara virtual di seluruh Indonesia.
Keputusan mengalihkan sentra pelaksanaan HPN 2021 ke Ibu Kota Negeri juga diikuti dengan pemilihan tema yang dirasa sangat tepat sebagai spirit perlawanan terhadap massif-nya serangan virus Corona. Tema besar HPN 2021 kemudian ditetapkan menjadi: "Bangkit dari pandemik, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi , Pers sebagai Akselerator Perubahan".
Covid-19 sebagai "gamechanger" kehidupan sejak akhir 2019 membutuhkan peran media sebagai salah satu katalisator dan perubahan. Hampir 1 juta orang di Indonesia dan lebih dari 98 juta orang di dunia terpapar serangannya dengan korban jiwa global tak kurang dari 2,1 juta jiwa, menunjukkan betapa besar ancaman katastrofe ini.
Pemerintah sudah berjuang keras melalui berbagai strategi komunikasi, baik lewat Komite Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional , Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanganan Bencana, pemerintah daerah dan berbagai institusi lain. Namun, peran besar media, baik media massa konvensional seperti media cetak, radio dan televisi, media sosial dan layanan over the top, memiliki peran yang amat besar untuk memastikan pesan positif dari pemerintah sampai tepat ke tujuan.
Ibarat menyemai rumput hijau ke padang luas, itulah upaya pemerintah menyebarkan informasi positif ke padang belantara luas nan kering ini. Tanpa ada medium yang tepat seperti tanah yang baik, rumput itu tak akan dapat tumbuh subur sebagaimana yang diharapkan. Media massa adalah medium yang memupuk subur informasi positif nan tersemai itu, hingga berbuah baik menjadi perubahan perilaku publik di era pandemikini.
Baca juga: Media Bea Cukai, SCENES Raih Silver Winner di Ajang InMA 2020
Lihat Juga :