Fakultas Teknik Unhas Gelar Webinar Kebencanaan Gempa Sulbar
Jum'at, 29 Januari 2021 - 22:07 WIB
loading...
Relawan dari Fakultas Teknik Unhas menyalurkan bantuan untuk korban bencana gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar) beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Bukan cuma bantuan kemanusiaan dan pengerahan relawan, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) menunjukkan simpati terhadap gempa Sulawesi Barat (Sulbar) dengan menggelar webinar kebencanaan. Kegiatan itu diagendakan berlangsung secara virtual pada Sabtu (30/1/2021) pukul 13.30 Wita hingga pukul 16.30 Wita.
Dekan Fakultas Teknik Unhas , Prof Muhammad Arsyad menyampaikan, webinar kebencanaan gempa Sulbar merupakan bagian dari kegiatan tanggap bencana. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya akan memberikan saran keteknikan untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi kepada pemerintah daerah.
Baca juga: IKA Unhas Gorontalo Galang Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar
"Ini bagian dari tanggap bencana dengan memberikan saran keteknikan untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi kepada pemerintah daerah setempat. Seperti asesmen bangunan-bangunan yang rusak di daerah gempa dan lokasi-lokasi rawan gempa yang sebaiknya tidak lagi dijadikan daerah hunian atau pusat bisnis," ujar Arsyad, Jumat (29/1/2021).
Dalam webinar kebencanaan gempa Sulbar , ia melanjutkan, pihaknya juga akan mengedukasi masyarakat di daerah bencana. Semisal bagaimana bahan bangunan yang baik digunakan untuk membangun rumah. "Jangan lagi batu, lebih banyak kayu atau bambu," kata dia.
Dekan Fakultas Teknik Unhas , Prof Muhammad Arsyad menyampaikan, webinar kebencanaan gempa Sulbar merupakan bagian dari kegiatan tanggap bencana. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya akan memberikan saran keteknikan untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi kepada pemerintah daerah.
Baca juga: IKA Unhas Gorontalo Galang Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar
"Ini bagian dari tanggap bencana dengan memberikan saran keteknikan untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi kepada pemerintah daerah setempat. Seperti asesmen bangunan-bangunan yang rusak di daerah gempa dan lokasi-lokasi rawan gempa yang sebaiknya tidak lagi dijadikan daerah hunian atau pusat bisnis," ujar Arsyad, Jumat (29/1/2021).
Dalam webinar kebencanaan gempa Sulbar , ia melanjutkan, pihaknya juga akan mengedukasi masyarakat di daerah bencana. Semisal bagaimana bahan bangunan yang baik digunakan untuk membangun rumah. "Jangan lagi batu, lebih banyak kayu atau bambu," kata dia.
Lihat Juga :