PPKM Diperpanjang dengan Membuka Tempat Wisata, DPRD Blitar: Ini Konyol
Selasa, 26 Januari 2021 - 00:34 WIB
loading...
A
A
A
Para pengelola wisata juga harus memperketat protokol kesehatan COVID-19 . Bagi Wasis, kebijakan yang diambil Pemkab Blitar kontraproduktif. Hal itu mengingat kasus positif COVID-19 selama PPKM jilid I terus bertambah. Ketika wisata dibuka, potensi terjadi peningkatan kasus positif, kata dia akan semakin besar.
Di sisi lain, kebijakan tersebut juga memicu kecemburuan sektor ekonomi lain. Yakni terutama para pedagang malam yang dibatasi jualan maksimal pukul 20.00 WIB. "Pemkab nglindur iki mas (Pemkab mengigau ini mas)," kata Wasis yang juga politisi Partai Gerindra.
Baca juga: Ada Semburan Gas Bocor di Madina, 1 Polisi Terluka
Wasis mempertanyakan ketegasan Pemkab Blitar. Seperti standar yang berlaku dalam PPKM Jilid I . Menurut dia, seluruh tempat wisata di Kabupaten Blitar seharusnya tetap ditutup total. Kemudian pengawasan terhadap potensi munculnya kerumunan, lebih ditingkatkan.
Wasis tidak berharap kebijakan yang diambil Pemkab (membuka wisata) karena dipengaruhi tekanan dari kelompok tertentu. Sebab belum lama ini sebanyak 20 pengelola wisata yang tergabung dalam Forum Pengelola Destinasi Wisata (FPDW) Blitar Raya menyatakan menolak penutupan tempat wisata selama PPKM .
Di sisi lain, kebijakan tersebut juga memicu kecemburuan sektor ekonomi lain. Yakni terutama para pedagang malam yang dibatasi jualan maksimal pukul 20.00 WIB. "Pemkab nglindur iki mas (Pemkab mengigau ini mas)," kata Wasis yang juga politisi Partai Gerindra.
Baca juga: Ada Semburan Gas Bocor di Madina, 1 Polisi Terluka
Wasis mempertanyakan ketegasan Pemkab Blitar. Seperti standar yang berlaku dalam PPKM Jilid I . Menurut dia, seluruh tempat wisata di Kabupaten Blitar seharusnya tetap ditutup total. Kemudian pengawasan terhadap potensi munculnya kerumunan, lebih ditingkatkan.
Wasis tidak berharap kebijakan yang diambil Pemkab (membuka wisata) karena dipengaruhi tekanan dari kelompok tertentu. Sebab belum lama ini sebanyak 20 pengelola wisata yang tergabung dalam Forum Pengelola Destinasi Wisata (FPDW) Blitar Raya menyatakan menolak penutupan tempat wisata selama PPKM .
Lihat Juga :