Penyaluran BLT Dana Desa di Trenggalek Paling Cepat Tuntas di Jawa Timur
Jum'at, 15 Mei 2020 - 22:45 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu mulai tanggal 14 Mei 2020 kemarin juga sudah mulai dilaksanakan penyaluran BLT Dana Desa tahap kedua (bagian Bulan Mei 2020) dan diawali pertama kali diterimakan kepada Penerima Manfaat yang ada di Desa Karangturi Kecamatan Munjungan.
Adapun penerima BLT DD diterimakan kepada masyarakat yang masuk kedalam beberapa kategori, termasuk diantaranya bagi warga miskin yang kehilangan mata pencaharian sejumlah 938 KPM, kemudian tidak terdata DTKS mulai dari PKH kemudian BPNT, BST ada sebanyak 3493 KPM, dan warga yang mengalami sakit menahun, kronis, disabilitas sebanyak 2386 KPM.
Di saat yang sama, Bupati Nur Arifin menyebut cepatnya penyaluran BLT Dana Desa di Kabupaten Trenggalek ini berkat gotong royong dan dukungan penuh dari Forkopimda guna memastikan Pemerintah Desa tidak ragu lagi dalam mengambil langkah penyaluran bantuan.
"Yang bisa bikin cepat adalah kita support dari seluruh Forkopimda yang ada memastikan bahwa Pemerintah Desa tidak ragu, kemudian yang bisa cepat juga kemarin ada intstruksi Mendagri dan juga surat dari Dirjen bahwa mekanismenya cashless, tetapi setelah ada surat bahwa boleh tunai itu lebih memudahkan," terangnya.
"Dan juga kepada desa kami geraknya simultan tidak menunggu data 100%, yang penting dananya ada datanya ada diturunkan sambil dikoreksi. Kalau nunggu data sempurna, coronanya selesai tidak bagi bagi bansos kita, tidak bisa bantu masyarakat kita," pungkasnya.
Adapun penerima BLT DD diterimakan kepada masyarakat yang masuk kedalam beberapa kategori, termasuk diantaranya bagi warga miskin yang kehilangan mata pencaharian sejumlah 938 KPM, kemudian tidak terdata DTKS mulai dari PKH kemudian BPNT, BST ada sebanyak 3493 KPM, dan warga yang mengalami sakit menahun, kronis, disabilitas sebanyak 2386 KPM.
Di saat yang sama, Bupati Nur Arifin menyebut cepatnya penyaluran BLT Dana Desa di Kabupaten Trenggalek ini berkat gotong royong dan dukungan penuh dari Forkopimda guna memastikan Pemerintah Desa tidak ragu lagi dalam mengambil langkah penyaluran bantuan.
"Yang bisa bikin cepat adalah kita support dari seluruh Forkopimda yang ada memastikan bahwa Pemerintah Desa tidak ragu, kemudian yang bisa cepat juga kemarin ada intstruksi Mendagri dan juga surat dari Dirjen bahwa mekanismenya cashless, tetapi setelah ada surat bahwa boleh tunai itu lebih memudahkan," terangnya.
"Dan juga kepada desa kami geraknya simultan tidak menunggu data 100%, yang penting dananya ada datanya ada diturunkan sambil dikoreksi. Kalau nunggu data sempurna, coronanya selesai tidak bagi bagi bansos kita, tidak bisa bantu masyarakat kita," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :