Bule Cantik Slovakia Dibunuh Pacarnya di Bali Lantaran 3 Kali Tak Beri Maaf

loading...
Bule Cantik Slovakia Dibunuh Pacarnya di Bali Lantaran 3 Kali Tak Beri Maaf
Adriana Simeonova (29), bule asal Slovakia tewas terbunuh di Denpasar, Bali. Pelaku, Lorens Parera (30) merupakan pacar korban yang telah ditangkap polisi. Foto/Ist
DENPASAR - Adriana Simeonova (29), bule asal Slovakia tewas terbunuh di Denpasar, Bali . Pelaku, Lorens Parera (30), yang tidak lain adalah pacar korban dan telah ditangkap polisi.

Baca juga: Ternyata, Pembunuh Cewek Bule Slovakia di Bali adalah Pacarnya Sendiri

Parera tega membunuh lantaran sakit hati diputus cintanya secara sepihak. "Pelaku mengaku sudah tiga kali meminta maaf, tapi ditolak dan terjadilah pembunuhan itu," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Cewek Bule Slovakia Tewas Dibunuh di Bali, Ada Luka Fatal di Leher

Parera dan Adriana sudah tiga tahun berpacaran. Perkenalan keduanya berawal ketika Adriana bekerja di Papua Paradise Eco Resort & Gangga Dibers di Raja Ampat, Papua Barat, Maret 2017 silam.

Baca juga : Kecantikan Sabina Altynbekova Mengalihkan Fans dari Turnamen Voli



Bule Cantik Slovakia Dibunuh Pacarnya di Bali Lantaran 3 Kali Tak Beri Maaf

Di resor itu, Adriana dipercaya menjadi dive center manager. Sedangkan Parera yang asli Papua sebagai kapten speed boat milik resor.

Baca juga : Empat Tahun Jadi Pacar Irina Shayk, Dosa Ronaldo Pernah Salah Kirim Foto Cewek

Pada September 2017, Adriana memutuskan pindah ke Bali dan bekerja sebagaikonsultan pada perusahaan travel diving. Tak mau kehilangan kekasihnya, Parera pun turut serta dan bekerja di sebuah perusahaan speed boat ternama di Benoa.
Bule Cantik Slovakia Dibunuh Pacarnya di Bali Lantaran 3 Kali Tak Beri Maaf

Jansen mengatakan, hubungan pelaku dan korban mulai tidak harmonis sekitar sebulan terakhir. Adriana tidak menyukai perilaku Parera yang kerap mabuk-mabukan.



Baca juga : Jika Khabib Tak Mau Kembali, McGregor Minta UFC Cabut Gelar

Andriana lalu meminta Parera mengembalikan motor miliknya. "Korban sempat mengancam akan lapor polisi jika motornya tidak dikembalikan," ungkap Jansen.

Puncaknya, Parera datang ke rumah korban untuk mengembalikan motor sekaligus minta maaf untuk ketiga kalinya. "Korban menolak dan memutuskan hubungan hingga membuat pelaku sakit hati," ujar Jansen.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top