Tak Kenal Kapok, Coba Modus Baru Kirim Rokok Polos
Jum'at, 15 Mei 2020 - 17:32 WIB
loading...
Tim Patroli Darat Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I berhasil menggagalkan pengiriman rokok polosan di sekitar wilayah Tanjung Perak Surabaya, Kamis (14/5/2020).
A
A
A
SIDOARJO - Zaman PSBB begini, masih ada saja pihak yang sengaja kirim rokok polos alias tanpa pita cukai. Tim Patroli Darat Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I berhasil mengendus modus ini dan menggagalkan pengiriman rokok polosan di sekitar wilayah Tanjung Perak Surabaya, Kamis (14/5/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.
Menurut Mohammad Yatim dari Humas Kanwil Bea Cukai Jatim I, rokok polos ini akan dikirim ke daerah Banjarmasin melalui perusahaan ekspedisi di seputar Tanjung Perak Surabaya. Dari pendalaman informasi, tim penindakan mendapati 264 bal atau 528.000 batang rokok polos dengan total nilai barang di atas 500 juta rupiah.
“Ajaibnya, rokok polos ini disembunyikan di belakang kepala truk dan sisi bawah dekat roda truk,” ujar Yatim.
Tanpa buang waktu, petugas menerbitkan Surat Bukti Penindakan, Berita Acara Pemeriksaan, dan Berita Acara Serah Terima. Tak ayal, karyawan ekspedisi dan barang bukti langsung digelandang ke Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I untuk diperiksa lebih lanjut.
“Potensi kerugian hak keuangan negara di atas Rp 250 juta berhasil diamankan,” ujar Yatim.
Menurut Mohammad Yatim dari Humas Kanwil Bea Cukai Jatim I, rokok polos ini akan dikirim ke daerah Banjarmasin melalui perusahaan ekspedisi di seputar Tanjung Perak Surabaya. Dari pendalaman informasi, tim penindakan mendapati 264 bal atau 528.000 batang rokok polos dengan total nilai barang di atas 500 juta rupiah.
“Ajaibnya, rokok polos ini disembunyikan di belakang kepala truk dan sisi bawah dekat roda truk,” ujar Yatim.
Tanpa buang waktu, petugas menerbitkan Surat Bukti Penindakan, Berita Acara Pemeriksaan, dan Berita Acara Serah Terima. Tak ayal, karyawan ekspedisi dan barang bukti langsung digelandang ke Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I untuk diperiksa lebih lanjut.
“Potensi kerugian hak keuangan negara di atas Rp 250 juta berhasil diamankan,” ujar Yatim.
Lihat Juga :