Ambil Paksa Jenazah COVID-19, 3 Warga Tuban Terancam Dipenjara
Senin, 18 Januari 2021 - 22:17 WIB
loading...
Tiga warga Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Tuban, setelah melakukan pengambilan paksa jenazah COVID-19. Foto/iNews TV/Pipiet Wibawanto
A
A
A
TUBAN - Buntut kejadian pengambilan paksa jenazah terkonfirmasi positif COVID-19 , oleh sekelompok warga di Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, beberapa waktu lalu. Polres Tuban, mengambil tindakan tegas dan menetapkan tiga tersangka.
Baca juga: Jenazah Positif COVID-19 Direbut Paksa dan Dimandikan oleh Keluarga
Ketiga warga pengambil paksa jenazah COVID-19 tersebut, yang telah menyandang status tersangka tersebut, yakni berinisial NU (38), AA (32), dan N (53). Ketiganya merupakan warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Jatirogo.
Penyidik Polres Tuban, menjerat para tersangka ini dengan pasal 93 UU No. 6/2018 tentang karantinaan kesehatan, junto pasal 212 KUHP. Para tersangka terancam hukuman penjara selama satu tahun.
Satreskrim Polres Tuban, melakukan pemeriksaan terhadap ketiga tersangka, pada Senin (18/1/2021). Dalam proses pemeriksaan tersebut, terungkap peran masing-masing tersangka saat kejadian pengambilan paksa jenazah COVID-19 .
Tersangka berinisial NU berperan sebagai aktor yang menghentikan mobil ambulans, saat ambulans tersebut mengangkut jenazah pasien positif COVID-19 , berinisial AR yang merupakan tokoh masyarakat desa setempat.
Baca juga: Jenazah Positif COVID-19 Direbut Paksa dan Dimandikan oleh Keluarga
Ketiga warga pengambil paksa jenazah COVID-19 tersebut, yang telah menyandang status tersangka tersebut, yakni berinisial NU (38), AA (32), dan N (53). Ketiganya merupakan warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Jatirogo.
Penyidik Polres Tuban, menjerat para tersangka ini dengan pasal 93 UU No. 6/2018 tentang karantinaan kesehatan, junto pasal 212 KUHP. Para tersangka terancam hukuman penjara selama satu tahun.
Satreskrim Polres Tuban, melakukan pemeriksaan terhadap ketiga tersangka, pada Senin (18/1/2021). Dalam proses pemeriksaan tersebut, terungkap peran masing-masing tersangka saat kejadian pengambilan paksa jenazah COVID-19 .
Tersangka berinisial NU berperan sebagai aktor yang menghentikan mobil ambulans, saat ambulans tersebut mengangkut jenazah pasien positif COVID-19 , berinisial AR yang merupakan tokoh masyarakat desa setempat.
Lihat Juga :