Ada Bisnis Seks Berkedok Spa di Bandung, Sediakan Wanita Seksi Bertarif Rp650 Ribu

loading...
Ada Bisnis Seks Berkedok Spa di Bandung, Sediakan Wanita Seksi Bertarif Rp650 Ribu
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang menginterogasi tersangka muncikari Rifky dan Dadan. Foto/iNews/Agus Warsudi
BANDUNG - Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, membongkar prostitusi online berkedok spa di sebuah hotel kawasan Ciumbuleuit, Kota Bandung. Polisi menangkap dua muncikari , Rifky Miftahul Umar (24) dan Dadan Sunandar (43).

Baca juga: Psikolog Universitas Pancasila: Pandemi COVID-19 Mengubah Industri Esek-Esek

Selain itu, petugas juga memeriksa enam terapis spa yang memberikan layanan "plus" kepada konsumen. Keenam terapis itu antara lain, SO (29) asal Kabupaten Subang, E (24) asal Sumedang, NA (33) Kabupaten Subang, NI (25) asal Subang, SD (30) asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan MN (30) dari Kabupaten Bandung.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang mengatakan, pengungkapan kasus prostitusi online ini berawal dari informasi yang diperoleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung, bahwa terjadi praktik prostitusi berkedok spa di sebuah hotel di kawasan Ciumbuleuit, Kota Bandung.





Atas dasar informasi dari satu grup media sosial tersebut, kata Adanan, petugas Unit PPA melakukan penyelidikan dan mendapatkan fakta telah terjadi praktik prostitusi itu. "Kami menangkap dua tersangka muncikari dan memeriksa enam terapis yang diduga memberikan layanan 'all in' kepada pelanggan," kata Adanan, Senin (18/1/2021).

Hasil pemeriksaan, ujar Adanan, dua muncikari Dadan dan Rifky memanfaatkan para terapis yang kesulitan ekonomi untuk mendapat pelanggan di saat pandemi COVID-19 ini.



Baca juga: Pandemi COVID-19, Pakar Imunologi: Pemakaian Masker Setidaknya 4 Tahun Lagi
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top