15 Pasangan Calon Pengantin Rela Tunda Jadwal Nikah Demi Hormati PPKM

Jum'at, 15 Januari 2021 - 19:59 WIB
loading...
15 Pasangan Calon Pengantin...
Kepala KUA Cimahi Tengah, Budi Ali Hidayat. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
CIMAHI - Sebanyak 15 pasangan calon pengantin di Cimahi Tengah rela menunda jadwal akad nikahnya demi menghormati masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ).

Meski demikian, Kantor Urusan Agama (KUA) Cimahi Tengah tetap membuka pendaftaran pernikahan. “Kalau pendaftaran tetap buka, secara online maupun langsung. Tapi banyak pasangan yang menunda pernikahan karena kan sedang PPKM,” kata Kepala KUA Cimahi Tengah, Budi Ali Hidayat, Jumat (15/1/2021). Baca juga: Angka Perceraian Hanya Turun 13 Kasus, Dispensasi Nikah Melonjak

Dia menyebutkan, ada sekitar 15 pasangan yang menunda acara akad nikahnya. Mereka itu sudah mendaftar sejak bulan Desember 2020 dan ditunda ke bulan Februari 2021. Selain itu, karena ada PPKM, ada juga pasangan pengantin yang mengalihkan proses akad nikahnya di kantor KUA.

“Minggu lalu ada yang nikahnya dialihkan ke kantor (KUA) karena untuk mencegah kerumunan dan daerah pernikahannya kebetulan zona merah," katanya. Baca juga: ASN Terjaring Operasi PPKM saat Sedang Karaoke, Bupati Ambil Tindakan Tegas

Budi menjelaskan, KUA tetap membuka layanan yang sifatnya administratif dan pencatatan nikah. Sementara untuk kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumunan ditiadakan, seperti bimbingan perkawinan, konsultasi perkawinan, bimbingan klasikal, dan sebagainya.

Bagi pasangan yang tetap ingin melangsungkan pernikahan di saat PPKM, pihaknya meminta surat pernyataan. Yakni mau menjalankan protokol kesehatan, harus lapor ke gugus tugas RT, RW, dan kelurahan setempat. Sehingga ketik ada apa-apa KUA tidak disalahkan. Baca juga: Hari Ini, 26 Kasus Baru COVID-19 di Pangkalpinang, 2 Meninggal

“Boleh saja menggelar pernikhan asalkan protokol kesehatan dijalankan. Seperti yang mengikuti prosesi akad nikah, dalam satu ruangan tidak lebih dari 10 orang, memakai masker dan sarung tangan," tuturnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Heboh Mahar Cek...
Buntut Heboh Mahar Cek Palsu Rp3 Miliar di Pacitan, Kemenag Ingatkan KUA Hati-hati
Heboh Pernikahan Sesama...
Heboh Pernikahan Sesama Jenis di Halmahera Selatan, Terbongkar dari Kecurigaan Perias Pengantin
Baru Saja Turun Usai...
Baru Saja Turun Usai Lebaran, Harga Daging Ayam dan Telur di Cimahi Kembali Naik
Pantau Kondisi Kesehatan,...
Pantau Kondisi Kesehatan, 571 Calon Haji di Cimahi Jalani Tes Kebugaran Jasmani
Aturan Perayaan Malam...
Aturan Perayaan Malam Tahun Baru di Kota Malang Setelah PPKM Dicabut
Pemberlakuan PPKM Dicabut,...
Pemberlakuan PPKM Dicabut, Masker Bakal Tak Wajib di Solo
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Perkuat Layanan, Kemenag...
Perkuat Layanan, Kemenag Bangun 1.758 Gedung KUA melalui SBSN
Kepala KUA Benarkan...
Kepala KUA Benarkan El Rumi dan Syifa Hadju Sudah Urus Surat Rekomendasi Nikah
Rekomendasi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved