Polisi Jamin Keamanan Setelah Penyergapan Jaringan JAD di Sulsel

Jum'at, 08 Januari 2021 - 18:42 WIB
loading...
Polisi Jamin Keamanan...
Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam beserta jajarannya memperlihatkan barang bukti senjata tajam, senapan, dan foto terduga teroris saat rilis kasus terorisme di Mapolda Sulsel, Makassar, Kamis, (08/01/2021). Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel menjamin keamanan masyarakat di berbagai daerah, setelah penyergapan kelompok jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) , terduga teroris di lima titik antara lain Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Enrekang, Rabu (6/1/2021).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel , Kombes Pol E Zulpan meminta masyarakat tak perlu khawatir, terlebih orang-orang yang ditangkap dan dilumpuhkan adalah pentolan jaringan JAD di Sulsel. Dia meyakini Polri akan terus mengawal setiap upaya-upaya radikalisme berbahaya.

"Kepada seluruh masyarakat Sulsel tenang saja. Percayakan kepada Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat yang bekerja 24 jam. Kami jamin aman. Tidak usah khawatir," ungkap Zulpan kepada Sindonews, Jumat, (8/1/2021).

Baca Juga: Polisi Temukan Rakitan Bom hingga Pedang di Rumah Terduga Teroris JAD

Menurut dia, secara umum, Sulsel sebenarnya masih cukup aman dari serangan paham radikal dan intoleran kelompok JAD . Namun Zulpan juga mengakui ada sebagian kecil wilayah yang jadi atensi terkait keberadaan jaringan ini, antara lain Makassar, Gowa dan Enrekang.

"Yang tertangkap itu sebagian kecil saja, artinya kita harus waspada bahaya teroris, karena bisa timbul di sekitar kita tanpa kita sadari. Oleh sebab itu, butuh bantuan semua pihak, pemerintah, tokoh agama, untuk bagaimana menyadarkan masyarakat agar memiliki iman kuat dalam agama," ucapnya.

Polri kata Zulpan, tengah mengupayakan mencari informasi dan mengembangkan struktur JAD di Sulsel maupun di luar wilayah ini. Mengingat fakta ditemukan ada sekitar ratusan orang yang ikut dalam paham menyimpang melalui program deradikalisasi.

"Karena itu merupakan salah satu program Polri bagaimana masyarakat tidak berpikir radikal. Tapi lagi-lagi ini perlu bantuan semua pihak, mulai dari pemerintah bawah sampai atas dan juga tokoh masyarakat. Satu hal kami harap semua tenang, situasinya sudah aman," tegasnya.

Baca Juga: Rumah di Bontoala Digeledah Polisi Sehari Setelah Penangkapan Jaringan Teroris JAD

Perwira menengah Polri tiga bunga ini menyatakan, salah satu upaya mengidentifikasi kelompok serupa adalah aktif melaporkan hal-hal dari orang yang dicurigai dengan beberapa ciri-ciri seperti menutup diri, serta nomaden atau berpindah-pindah tempat tinggal.

"Itukan tanda-tanda semua. Jika mendeteksi ada orang atau kelompok yang tertutup di lingkungan dan selalu berkegiatan masif cenderung tertutup tolong laporkan ke kami, lewat polsek, polres, atau polda bisa juga dengan aparat lingkungan baik ketua RT sampai lurah," pinta Zulpan.

Mantan Analis Kebijakan Madya Bidang Kamsel Korlantas Polri itu mengaku, telah meningkatkan koordinasi dengan aparatur pemerintah di wilayah masing-masing. Bahkan, hingga ke tingkat RT dan RW agar lebih memudahkan dalam mendapatkan laporan aktivitas warga yang dicurigai.

"Jadi kegiatan yang dicurigai sesat bisa cepat terdeteksi oleh kita dan bisa langsung diambil tindakan tegas. Saya kira kemarin sudah cukup sebagai jaminan bagaimana kami tahu ada aktivitas diam-diam yang menyimpang bahkan ada agenda bunuh diri, dan itu bisa kita cegat," papar Zulpan.

Baca Juga: Dua Tertembak Mati, Polisi Juga Amankan 18 Orang Terduga Teroris di Makassar

Sejauh ini, lanjut Zulpan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dibantu Jajaran Polda Sulsel terus mengevaluasi langkah-langkah lanjutan. Dia mengaku dari hasil pemetaan sementara indikasi penyebaran paham JAD belum masuk ke perguruan tinggi.

"Kalau masuk (paham JAD) ke perguruan tinggi tidak ada yang terafiliasi dengan radikalisme dan aliran sesat. Belum ada, pemeriksaan sementara perguruan tinggi di sini tidak ada. Memang sasarannya anak muda tapi untuk ke sana tidak ada," pungkasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasat-Kanit Narkoba...
Kasat-Kanit Narkoba Polres Toraja Terjerat Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi
Tim DVI Polri Lakukan...
Tim DVI Polri Lakukan Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Densus 88 Antiteror...
Densus 88 Antiteror Bekukan Yayasan Rumah Amal Jariyah di Merangin karena Terafiliasi NII
3 Bos Skincare di Makassar...
3 Bos Skincare di Makassar Akhirnya Ditahan, Mira Hayati Tak Lagi Glamor
Heboh Konten Biaya Masuk...
Heboh Konten Biaya Masuk Akpol 2025, Direktur dan 2 Karyawan Bimbel Ditahan Polisi
Edarkan Kosmetik Mengandung...
Edarkan Kosmetik Mengandung Merkuri, 3 Bos Skincare Makassar Ditahan
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Sebut Sekutu NATO...
AS Sebut Sekutu NATO yang Kaya Justru Jadi Inkubator Teror
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Rekomendasi
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Berita Terkini
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved