Covid-19 Meningkat, Penerapan Prokes 3M Diminta Diefektifkan
Jum'at, 08 Januari 2021 - 13:55 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, kata dia, saat ini, tingkat penularan Covid-19 kembali melonjak dan jumlah pasien yang membutuhkan perawatan juga semakin banyak. Belum lagi adanya varian baru virus Corona atau SARS-CoV-2 yang ditemukan di Inggris lebih menular.
Dokter Koboi, sapaan akrab Wachyudi Muchsin, mengatakan, penularan varian baru virus corona B117 ini, bisa mencapai 70 persen lebih berbahaya.
Baca Juga: IDI Makassar Dukung Anjuran IDAI Sekolah Tak Dibuka Sebelum Ada Vaksin
”Okupansi ruang isolasi di Makassar sudah di atas 85 persen dan ICU (unit perawatan intensif) di atas 80 persen. Daerah-daerah lain juga sama saja, pasien terus bertambah 'penularannya tinggi',” sebutnya.
Dokter Yudi menjelaskan, tingginya penularan Covid-19 di Indonesia juga bisa dilihat dari data awal tahun kembali pecahkan rekor positivity rate capai 29,5 persen. Data harian positivity rate Indonesia ini sudah lima kali jauh lebih tinggi dari ambang maksimal yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen.
Dokter Koboi, sapaan akrab Wachyudi Muchsin, mengatakan, penularan varian baru virus corona B117 ini, bisa mencapai 70 persen lebih berbahaya.
Baca Juga: IDI Makassar Dukung Anjuran IDAI Sekolah Tak Dibuka Sebelum Ada Vaksin
”Okupansi ruang isolasi di Makassar sudah di atas 85 persen dan ICU (unit perawatan intensif) di atas 80 persen. Daerah-daerah lain juga sama saja, pasien terus bertambah 'penularannya tinggi',” sebutnya.
Dokter Yudi menjelaskan, tingginya penularan Covid-19 di Indonesia juga bisa dilihat dari data awal tahun kembali pecahkan rekor positivity rate capai 29,5 persen. Data harian positivity rate Indonesia ini sudah lima kali jauh lebih tinggi dari ambang maksimal yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen.
Lihat Juga :