Bawaslu Hentikan Laporan Akhyar-Salman Soal Dugaan Penggelembungan Suara Bobby - Aulia
Selasa, 29 Desember 2020 - 04:11 WIB
loading...
Bawaslu Kota Medan memutuskan menghentikan laporan dugaan penggelembungan suara Pasangan Bobby Afif Nasution -Aulia Rahman yang dilaporkan oleh tim hukum pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi. Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
MEDAN - Bawaslu Kota Medan memutuskan menghentikan laporan dugaan penggelembungan suara Pasangan Bobby Afif Nasution -Aulia Rahman yang dilaporkan oleh tim hukum pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi. "Dihentikan (laporannya). Karena keterangan pelapor, saksi dan bukti dianggap kurang," kata anggota Bawaslu Medan Raden Admiral, Senin (28/12/20).
Ia menjelaskan bahwa mereka selama dua kali telah mengundang pelapor untuk memberikan klarifikasi. Namun, tak pernah hadir. “Unsur-unsur dalam dugaan pelanggaran tidak terpenuhi," jelasnya.
Sebelumnya, tim hukum Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, M Hatta, menyebut laporan dugaan penggelembungan itu disampaikan kepada Bawaslu Medan pada Selasa 15 Desember 2020. "Laporan ke Bawaslu sudah ada itu. Penggelembungan data pemilih tambahan," katanya, Rabu (16/12/20) lalu.
Menurut dia, ada 3 kecamatan yang mereka duga terjadi penggelembungan suara. Dan Kecamatan Belawan menjadi yang terbanyak. Sayangnya dia tidak menjelaskan berapa banyak dugaan penggelembungan suara yang mereka temukan.
Hatta mengatakan akan menyerahkan ke Bawaslu untuk mengungkap dugaan penggelembungan itu dengan bukti-bukti yang sudah mereka berikan.
Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara yang ditetapkan oleh KPU Medan yakni Bobby-Aulia memperoleh 393.327 suara atau 53,45 persen dari suara sah. (Baca: Ikut Suami Mancing, Warga Batanghari Jambi Tewas Disambar Petir).
Ia menjelaskan bahwa mereka selama dua kali telah mengundang pelapor untuk memberikan klarifikasi. Namun, tak pernah hadir. “Unsur-unsur dalam dugaan pelanggaran tidak terpenuhi," jelasnya.
Sebelumnya, tim hukum Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, M Hatta, menyebut laporan dugaan penggelembungan itu disampaikan kepada Bawaslu Medan pada Selasa 15 Desember 2020. "Laporan ke Bawaslu sudah ada itu. Penggelembungan data pemilih tambahan," katanya, Rabu (16/12/20) lalu.
Menurut dia, ada 3 kecamatan yang mereka duga terjadi penggelembungan suara. Dan Kecamatan Belawan menjadi yang terbanyak. Sayangnya dia tidak menjelaskan berapa banyak dugaan penggelembungan suara yang mereka temukan.
Hatta mengatakan akan menyerahkan ke Bawaslu untuk mengungkap dugaan penggelembungan itu dengan bukti-bukti yang sudah mereka berikan.
Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara yang ditetapkan oleh KPU Medan yakni Bobby-Aulia memperoleh 393.327 suara atau 53,45 persen dari suara sah. (Baca: Ikut Suami Mancing, Warga Batanghari Jambi Tewas Disambar Petir).
Lihat Juga :