Selama November 2020, Daya Beli Nelayan Jatim Turun 2,62%

Kamis, 24 Desember 2020 - 09:08 WIB
loading...
Selama November 2020,...
Daya beli nelayan Jawa Timur selama November 2020 menurun dibanding sebelumnya.Foto/ilustrasi
A A A
SURABAYA - Daya beli nelayan di Jawa Timur (Jatim) selama November 2020 kurang begitu menggembirakan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan, Nilai Tukar Nelayan (NTN) di bulan tersebut 95,48. Capaian tersebut turun sebesar 2,62% dibanding November 2019. Sedangkan dibanding Oktober 2020, turun 0,26%.

Indeks harga yang diterima nelayan Jatim pada bulan November 2020 dibanding bulan Oktober 2020 hanya naik 0,03%. Yaitu dari 102,30 di bulan Oktober 2020 menjadi 102,34 di bulan November 2020.

(Baca juga: Tiga Hari Jelang Natal, Densus 88 Gerebek Terduga Teroris di Mojokerto )

“Sedangkan indeks harga yang dibayar nelayan naik sebesar 0,29%. Dari 106,87 menjadi 107,18,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya, Rabu (23/12/2020)

Sepuluh komoditas utama yang mengalami kenaikan terbesar indeks harga yang diterima nelayan adalah ikan kembung, ikan cakalang, ikan selar, rajungan, ikan layur, ikan tenggiri, gurita, kepiting laut, ikan kurisi, dan ikan belanak.

Sedangkan komoditas utama yang mengalami penurunan terbesar indeks harga yang diterima nelayan adalah ikan tongkol, ikan teri, ikan layang, ikan kakap, udang laut, ikan lemuru, ikan tambakan, cumi–cumi, ikan benggol, dan ikan kuniran.

(Baca juga: Satu Pedagang Meninggal Positif COVID-19, Pasar di Kediri Dilockdown )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Tumbuh 5,37 Persen,...
Tumbuh 5,37 Persen, Akademisi Sebut Ekonomi Banten 2025 Tertinggi Pascapandemi
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
2 Dosen di Jawa Timur...
2 Dosen di Jawa Timur Ajari Ibu Rumah Tangga di Dukuh Setro Buat Minuman Herbal
Survei ARCI: 75,5% Warga...
Survei ARCI: 75,5% Warga Jawa Timur Puas Kebijakan Energi Prabowo–Gibran
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Rekomendasi
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Berita Terkini
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved