Partisipasi Pemilih di Pangkep Tertinggi, Makassar Terendah

Senin, 21 Desember 2020 - 13:01 WIB
loading...
Partisipasi Pemilih...
Partisipasi pemilih di Kota Makassar menjadi terendah di Pilkada serentak tahun ini. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - 12 KPU kabupaten/kota di Sulsel telah menggelar Pilkada Serentak 2020 . Jumlah partisipasi pemilih jadi sorotan.

Kabupaten Pangkep menjadi daerah yang paling tinggi tingkat partisipasinya. Angkanya mencapai 83,29% atau naik 5% dari Pemilu 2019 lalu. Sementara di Makassar partisipasi paling rendah mencapai 59,66 persen.

"Kalau tahun ini kita tembus 83,29%. Dibanding Pileg 2019 hanya 78,4% atau kita mengalami kenaikan 5% lebih," kata Komisioner KPU Pangkep Rohani.

Baca Juga: Honor Satlinmas yang Bertugas di Pilkada Pangkep Dinaikkan 2 Kali Lipat

Menurut Rohani, partisipasi pemilih tinggi karena masifnya sosialiasi yang dilakukan oleh KPU Pangkep. Begitu pun dengan empat paslon di Pilkada Pangkep 2020.

"Mungkin karena itu para pemilih berbondong-bondong datang ke TPS, walaupun awalnya kami pesimis. Karena pilkada ini berlangsung di tengah pandemi, tapi Alhamdulillah masyarakat masih percaya juga dengan penyelenggara," ujarnya.

Kabupaten Kepulauan Selayar berada di tempat kedua partisipasi pemilih tertinggi, jumlahnya mencapai 83,26%.

Komisioner KPU Kepulauan Selayar Andi Dewantara membeberkan alasan partisipasi pemilih tak mencapai 100%. Kata dia, banyak faktor yang mempengaruhinya.

"Sosialiasi yang kami lakukan yang harusnya secara masif, mengalami hambatan karena pengurangan program. Ini dampak dari Covid-19, sehingga kalau dari sisi program kerja, memang tidak mendukung," pungkasnya.

Baca Juga: Pilwalkot Makassar, Habis Kotak Kosong Sekarang Mantan Wali Kota yang Unggul

Dewantara menuturkan, gerakan pengumpulan massa yang kerap dilakukan di pilkada sebelumnya juga sudah dihapuskan dalam PKPU, seperti pelaksanaan gerak jalan santai, yang dianggap bisa menjadi daya tarik pemilih.

"Kami juga melihat, banyaknya mahasiswa Selayar yang tidak kembali dari Makassar, khususnya pemilih pemula yang masuk dalam DPT. Mereka menempuh pendidikan di Makassar, tapi di hari H mereka tidak kembali untuk memilih," jelasnya.

Adapun Makassar menjadi daerah yang partisipasi pemilihnya paling rendah, angkanya mencapai 59,66 persen saja.

Ketua KPU Makassar Farid Wadji mengungkapkan, angka tersebut sudah sangat luar biasa, sebab naik 0,7% dari Pilwalkot 2018 lalu.

"Ada kenaikan. Ini melampaui target kita, karena proyeksi banyak orang di situasi pandemi, partisipasi agak anjlok. Ternyata konfirmasi kita berbeda, hasil perhitungan suara ternyata partisipasi kita 59,6%," paparnya.

Farid mengklaim, pihaknya awalnya mematok target 77,5% partisipasi pemilih , namun karena situasi pandemi, target tersebut tak bisa lagi dijadikan patokan.

"Angka 77,5% itu partisipasi yang ditarget sebelum data Covid-19. Tidak relevan ketika kita jadikan itu standar yang sama di situsi pandemi. Yang pasti di situasi pandemi proyeksi kita akan turun, ternyata situasi berubah. Ketika hari perhitungan suara, walaupun ada hujan di pagi hari, ternyata partisipasi kita bisa naik," pungkasnya.

Baca Juga: Pj Wali Kota Bersyukur Pilwalkot Makassar Berjalan Damai

Berikut Daftar Partisipasi Pemilih pada Pilkada Serentak tahun 2020

Makassar 59,66%
Gowa 78,24%
Bulukumba 74,25%
Kepulauan Selayar 83,26%
Maros 77,94%
Pangkep 83,29%
Barru 81%
Soppeng 75,9%
Tana Toraja 79,58%
Toraja Utara 81,89%
Luwu Utara 80,5%
Luwu Timur 80,46%
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa S2 Fakultas...
Mahasiswa S2 Fakultas Hukum UMM Bekali Pemilih Pemula Pendidikan Politik
Terima Audiensi DPW...
Terima Audiensi DPW Perindo, Ketua KPU DKI: Nilai Dana Bantuan Politik Rp7.500 per Satu Suara
NasDem Siap Kawal Pemenangan...
NasDem Siap Kawal Pemenangan PSU Pilkada Siak
KPU Tetapkan Munafri-Aliyah...
KPU Tetapkan Munafri-Aliyah sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar Terpilih
PWNU Jateng: Pilkada...
PWNU Jateng: Pilkada 2024 Membuktikan Kedewasaan Politik Warga
Kreatif, TPS di Bogor...
Kreatif, TPS di Bogor Gelar Pesta Halloween untuk Tarik Minat Pemilih
Pilkada Langsung Masih...
Pilkada Langsung Masih Diwarnai Praktik Curang, Pelonggaran Syarat Pencalonan Dinilai Perlu
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Putuskan Pemilu Tak Lagi Serentak
KPU Apresiasi Putusan...
KPU Apresiasi Putusan MK Pisahkan Pelaksanaan Pemilu Nasional dan Lokal
Rekomendasi
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved