Pilwalkot Makassar, Habis Kotak Kosong Sekarang Mantan Wali Kota yang Unggul
Kamis, 10 Desember 2020 - 06:41 WIB
loading...
Pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi saat ini unggul atas kandidat lain, berdasarkan hasil quick count lembaga survei. Foto iNews TV
A
A
A
MAKASSAR - Ada yang unik di pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) Makassar. Mohammad Ramdhan Pomanto ( Danny Pomanto ) yang berpasangan dengan Fatmawati Rusdi saat ini unggul atas kandidat lain, berdasarkan hasil quick count lembaga survei.
Danny Pomanto adalah Wali Kota Makassar periode, 2014-2019. Saat Pilwalkot Makassar tahun 2018 lalu, dia sempat maju jadi calon wali kota incumbent. Tetapi pencalonan Danny kemudian dibatalkan KPU setempat dengan alasan pelanggaran administrasi. Meski telah menempuh berbagai upaya hukum, namun dia yang kala itu berpasangan dengan Indira Mulyasari tetap gagal maju.
(Baca: PDIP Anggap Kekalahan di Blitar Peristiwa Luar Biasa)
Tak jadi maju sebagai calon wali kota, satu-satunya rival Danny saat itu, Munafri Arufuddin yang berpasangan Andi Rachmatika Dewi, akhirnya bertarung melawan kotak kosong.
Tragisnya, dari hasil perhitungan KPU, suara kotak kosong lah yang unggul. Akhirnya, tak ada yang terpilih menjadi Wali Kota Makassar.
Danny Pomanto sendiri sempat kembali melanjutkan sisa jabatannya sebagai wali kota. Dia kemudian mengakhiri tugasnya sebagai wali kota pada 8 Mei tahun 2019.
(Bisa diklik: Main Korek Api, Sekujur Tubuh Balita di Lampung Utara Terbakar)
Danny Pomanto adalah Wali Kota Makassar periode, 2014-2019. Saat Pilwalkot Makassar tahun 2018 lalu, dia sempat maju jadi calon wali kota incumbent. Tetapi pencalonan Danny kemudian dibatalkan KPU setempat dengan alasan pelanggaran administrasi. Meski telah menempuh berbagai upaya hukum, namun dia yang kala itu berpasangan dengan Indira Mulyasari tetap gagal maju.
(Baca: PDIP Anggap Kekalahan di Blitar Peristiwa Luar Biasa)
Tak jadi maju sebagai calon wali kota, satu-satunya rival Danny saat itu, Munafri Arufuddin yang berpasangan Andi Rachmatika Dewi, akhirnya bertarung melawan kotak kosong.
Tragisnya, dari hasil perhitungan KPU, suara kotak kosong lah yang unggul. Akhirnya, tak ada yang terpilih menjadi Wali Kota Makassar.
Danny Pomanto sendiri sempat kembali melanjutkan sisa jabatannya sebagai wali kota. Dia kemudian mengakhiri tugasnya sebagai wali kota pada 8 Mei tahun 2019.
(Bisa diklik: Main Korek Api, Sekujur Tubuh Balita di Lampung Utara Terbakar)
Lihat Juga :