Perusahaan Tisu Ini Incar Penjualan Rp2,6 Triliun di 2021
Sabtu, 12 Desember 2020 - 06:30 WIB
loading...
Jajaran direksi PT Suparma Tbk memamerkan sejumlah produk tisu dengan berbagai merek.Foto/Lukman hakim
A
A
A
SURABAYA - Perusahaan kertas dan tisu PT Suparma Tbk tahun depan memproyeksikan penjualan bisa mencapai Rp2,6 triliun, atau tumbuh 23,6% dibanding proyeksi tahun ini yang mencapai Rp2,1 triliun. Proyeksi di 2021 tersebut sama seperti realisasi penjualan di tahun 2019.
Data emiten SPMA itu menunjukkan, pada September 2020 perseroan telah merealisasikan penjualan sebesar Rp1,53 triliun atau mencapai 73% dari target Rp2,1 triliun. Lalu pada November 2020 penjualan sudah terealisasi 91,3% atau Rp1,9 triliun.
Secara kuantitas penjualan kertas sampai November ini juga sudah mencapai 176.799 ton atau 90,3% dari proyeksi sampai akhir tahun 195.600 ton.
(Baca juga: Selisih Paham di Jalan Raya, Pengendara Motor Gigit Telinga Kondektur Bus )
Menurut Direktur PT Suparma Tbk, Hendro Luhur, kondisi pandemi COVID-19 tahun ini memang cukup memukul industri tisu. Terutama dari permintaan sektor hotel, kafe dan restoran (horeka) yang sempat tiarap lantaran adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar.
Data emiten SPMA itu menunjukkan, pada September 2020 perseroan telah merealisasikan penjualan sebesar Rp1,53 triliun atau mencapai 73% dari target Rp2,1 triliun. Lalu pada November 2020 penjualan sudah terealisasi 91,3% atau Rp1,9 triliun.
Secara kuantitas penjualan kertas sampai November ini juga sudah mencapai 176.799 ton atau 90,3% dari proyeksi sampai akhir tahun 195.600 ton.
(Baca juga: Selisih Paham di Jalan Raya, Pengendara Motor Gigit Telinga Kondektur Bus )
Menurut Direktur PT Suparma Tbk, Hendro Luhur, kondisi pandemi COVID-19 tahun ini memang cukup memukul industri tisu. Terutama dari permintaan sektor hotel, kafe dan restoran (horeka) yang sempat tiarap lantaran adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar.
Lihat Juga :