Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Menang Pilwali Surabaya Versi Quick Count, Eri Cahyadi: Innalillahi Wainnailaihi Rojiun

loading...
Menang Pilwali Surabaya Versi Quick Count, Eri Cahyadi: Innalillahi Wainnailaihi Rojiun
Eri Cahyadi menyampaikan pidato kemenangan sementara berdasarkan hasil quick count Pilwali Surabaya di kantor DPC PDIP Kota Surabaya. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
SURABAYA - Calon Wali Kota Surabaya , Eri Cahyadi menyampaikan pidato kemenangan sementara berdasarkan hasil quick count Pilwali Surabaya , sekitar pukul 16.30 WIB di kantor DPC PDIP Kota Surabaya .

(Baca juga: Eri-Armuji untuk Sementara Pecundangi Machfud-Mujiaman, Ini Faktor Pemicunya )

Sebelum Eri Cahyadi menyampaikan pidato, Ketua DPC PDIP Kota Surabaya , Adi Sutarwijono mengaku, pihaknya telah bekerja dengan kompak dan solid. Sehingga bisa menghantarkan kemenangan bagi Eri Cahyadi -Armudji.

"Dari hasil hitung cepat, Pak Eri Cahyadi dan Pak Armudji sementara ini unggul. Maka dengan ini kami berharap pembangunan Kota Surabaya bisa lebih makmur dan adil lagi," kata Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono.

Sementara itu, kalimat pertama yang diucapkan saat pidatonya adalah Innalillahi Wa Innalillahi Rojiun. "Innalillahi wa Inna ilahi rojiun, pada sore hari ini kami Eri Cahyadi dan Armudji berdasarkan perhitungan cepat, sementara, kita diunggulkan. Dan Berarti, tadi disampaikan ketua DPC, kalau ini dihitung secara manual, Insya Allah tidak jauh berbeda. Berarti kami diberikan amanah untuk memimpin Kota Surabaya ," ujar Eri Cahyadi .

(Baca juga: 6 Pengawal Habib Rizieq Tewas, Kapolda Jateng Ingatkan FPI Tak Berlebihan Bersikap )



Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini menambahkan, menjadi seorang pemimpin itu berat. Maka dia berharap kepada seluruh warga Surabaya untuk membangun kota ini bersama-sama. "Saya sampaikan Pilkada ini hanya untuk kepentingan dunia, dan kami sejak awal sudah mengatakan tujuan kami bukan hanya untuk merebut kekuasaan. Tapi untuk mensejahterakan masyarakat Surabaya," tandas Eri Cahyadi .



Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berharap tidak ada euforia yang berlebihan karena harus menghormati lawan. "Mulai sore hari ini, tidak ada lagi di Kota Surabaya ujaran kebencian, tidak ada lagi berita hoax, saling menjatuhkan. Ayo kita bangun bersama Kota Surabaya ," pungkas Eri Cahyadi .
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top